Singkawang Kalbar, NUSANTARANEWS.co – Dewan Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu (DPD MABM) Kota Singkawang menerima Lawatan Muhibah Ketua Masyarakat Ketua Kaum (KMKK) Zon Jawatan Kuasa Keselamatan Kawasan Telaga Air (JAKATA) ke Kalimantan Barat INDONESIA. Dikala lawatan dari negeri jiran tersebut, tiba di Kota Singkawang.
Rombongan KMKK Zon Jakata, disambut penuh kekeluargaan dan persahabatan oleh Anggota Dewan Penasehat DPD MABM Drs. H. Rabuli, S.H.,M.Si dan Wakil Ketua Dewan Pemangku Adat Ashari Arhap, S.Ag bersama jajaran DPD MABM Kota Singkawang.
Acara sambutan yang dikemas dalam suasana ramah tamah ini. Berlangsung di Warung Serambi Ulekan, Jl. Jendral Sudirman, Singkawang Tengah Sabtu malam (24/10/2026).
Setelah saling memperkenalkan diri, ramah tamah ditandai dengan penyerahan cinderamata dari KMKK Zon Jakata kepada DPD MABM Kota Singkawang. Serah terima Cinderamata sebagai tanda kenangan tersebut, diterima pemangku adat DPD MABM Kota Singkawang Ashari Arhap dari Ketua Penyelaras Lawatan Muhibah dan Ketua Masyarakat Zon Telaga Air Kuching Sarawak, Tuan Zaini.
Menerangkan lawatannya. Tuan Zaini mengatakan, tujuan utama berkunjung ke Kota Singkawang, untuk berbagi pengalaman serta mempererat tali silaturahim antara Indonesia dan Malaysia. Selain itu, jelasnya, sebagai pelancong/wisatawan, kesempatan silaturahim dengan DPD MABM Kota Singkawang, untuk menimba pengalaman tentang pembangunan ekonomi masyarakat tempatan. Dan mempelajari adat istiadat masyarakat khususnya di Singkawang.
“Alhamdulillah, malam ini kite telah berkesempatan disantuni oleh majelis adat bangsa melayu Kota Singkawang. Dan telah memberi sedikit petunjuk fakta tentang adab melayu, masih dipegang teguh oleh pemimpin di Kota Singkawang dan juga masyarakat , ” ucap Tuan Zain.
Ashari Arhap, sebagai tuan rumah ucapkan selamat datang di Kota Singkawang, kepada 9 orang kepala desa seluruh kawasan Telaga Air. Kehadiran yang tak dapat kami duga-duga ini, kata Ashari, tamu yang terhormat hadir pada malam hari ini (di Kota Singkawang).
“Kami ucapkan ribuan terima kasih atas kedatangannya. Dan kami mohon maaf apabila dalam penyambutan, masih banyak kekurangan-kekurangan. Dan InsyaAllah, kami akan berkunjung di Kuching Sarawak nanti. Dan datang yang kedua InsyaAllah kami akan sambut untuk ke sekian kalinya, ” ujar Ashari Arhap menanggapi.
Ashari Arhap menginformasikan, keadaan Kota Singkawang terdapat 17 Paguyuban etnik yang hidup berdampingan secara harmonis. Di samping Dayak, Melayu dan Tionghoa yang dominan asal usulnya menghuni Singkawang. Sehingga Pemerintah Kota Singkawang menciptakan suasana yang lebih akrab diantara tiga etnik di Singkat dengan Ti Da Yu (Tionghoa, Dayak, Melayu).
“Ti Da Yu, ini yang selalu kami jaga dalam 17 etnis di Kota Singkawang. Sehingga kami dapat meraih kota yang tertoleransi se Indonesia berturut turut juara satu empat kali, ” ucap Ashari mengungkapkan.
Ini informasi dari kami, lanjut Ashari, dan persahabatan ini tidak cukup sampai di sini. Sampai akhir hayat dan akhir jaman, karena kita serumpun melayu Malaysia dan Indonesia. Sejak terbentuknya kerajaan Malaysia dan Republik Indonesia.
“Semoga kita bertemu kembali dan mudahan kita panjang umur dalam keadaan sehat wal afiat. Kami sungguh senang dengan kedatangan bapak-bapak ini. Wabillahitaufiq Walhidayah Wassalamualaikum Warohmatullahiwabarokatuh. Kuching Sarawak-Singkawang, mantap, ” tutup Ashari Arhap bersama dengan lainnya penuh semangat.
Sesi acara ramah tamah, diakhiri dengan photo bersama. Mengabadikan kenangan penuh kekeluargaan dan persahabatan. Tentang kunjungan perdana KMKK Jakata Kuching Sarawak di Singkawang, yang disambut baik DPD MABM Kota Singkawang di Singkawang.
(Ibnu Azan)












