NUSANTARANEWS.co, Jakarta – Imbas cuaca buruk beberapa hari terakhir ini, kebutuhan pokok atau sembako di Pulau Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah mulai langka. Tak hanya sembako, pasokan energi pun juga terhambat.
Dikutip dari CNN Indonesia.com, camat Karimunjawa Muslikin mengatakan, kapal-kapal yang biasa mengangkut bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) tak ada yang bersandar, karena cuaca buruk sejak Jumat (23/12) lalu.
Begitu juga dengan pasokan logistik, Muslikin menyebut, belum ada bantuan logistik sama sekali datang ke pulau Karimunjawa.
“ Kapal enggak bisa masuk karena cuaca buruk. Semenjak angin, sejak empat sampai lima harian sejak Jumat sampai sekarang,” kata Muslikin, dikutip dari CNN Indonesia.com.
Menurut Muslikin, warga di Kepulauan Karimunjawa mulai mengalami kelangkaan bahan pokok berupa beras, lauk pauk hingga bensin. Kondisi itu dialami secara merata oleh seluruh warga Pulau Karimunjawa.
Muslikin menyebut, hasil laut berupa ikan yang biasa berlimpah semakin sulit didapatkan. Sebab, warga Karimunjawa yang kebanyakan nelayan juga takut melaut lantaran cuaca sangat ekstrim belakangan ini.
“ Wong Karimunjawa enggak ada petani, adanya nelayan. Kalau cuaca gini susah, enggak bisa melaut,” ujarnya.
[sur/red]












