BUDAYA  

Menikmati keindahan vihara ikonik khas Tionghoa di Medan

Foto: Suasana vihara megah di Medan dengan arsitektur khas Tionghoa.

MEDAN, NUSANTARANEWS.co  — Pusat lokasi ibadah seringkali memiliki tampilan desain yang cukup menarik walaupun sekadar untuk dikunjungi. Salah satunya vihara megah di Medan yang masih menjadi sorotan karena keindahan arsitekturnya yang khas Tionghoa.

Bangunan bertingkat dengan ornamen detail ini tidak hanya menarik secara visual tapi juga menyimpan makna filosofis yang mendalam. Dari sisi desain, vihara ini menonjolkan perpaduan warna yang kuat.

Dominasi warna merah pada bangunan melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan energi positif dalam budaya Tionghoa.

Sementara itu, aksen kuning keemasan mencerminkan kemakmuran dan kehormatan. Tone warna dalam foto terlihat sedikit redup akibat langit yang mendung sehingga menciptakan suasana yang lebih tenang dan khidmat.

Bentuk bangunan yang bertingkat dengan atap melengkung ke atas menjadi ciri khas utama. Struktur ini tidak hanya berfungsi sebagai estetika tapi juga memiliki makna simbolik.

Lengkungan atap dipercaya melambangkan perlindungan dari hal buruk serta hubungan manusia dengan langit atau aspek spiritual. Setiap tingkat bangunan menunjukkan hierarki dan keseimbangan, mencerminkan filosofi hidup yang teratur dan harmonis.

Dari segi komposisi visual, objek manusia yang berada di bagian depan memberikan perbandingan skala sehingga kemegahan vihara semakin terasa.

Garis-garis horizontal pada bangunan memperkuat kesan kokoh dan stabil, sedangkan lengkungan atap memberikan sentuhan dinamis.

Kehadiran pepohonan di sekitar lokasi juga menambah keseimbangan visual dan memberikan nuansa alami.

Seorang pengunjung, Selfa, mengatakan, keindahan vihara ini tidak hanya terlihat dari bentuknya tapi juga dari suasana yang diciptakan.

“Bangunannya indah dan punya kesan damai,” ujarnya.

Selain sebagai tempat ibadah, vihara ini juga menjadi daya tarik wisata budaya di Medan. Arsitekturnya yang unik mampu menarik perhatian masyarakat lokal maupun wisatawan untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Secara keseluruhan, vihara ini bukan sekadar bangunan, melainkan representasi harmoni antara seni, budaya, dan spiritualitas. Melalui elemen desain seperti warna, bentuk, garis, dan komposisi, pesan filosofis yang mendalam berhasil disampaikan kepada setiap orang yang melihatnya, seperti dikutip dari rri.co.id, Rabu (15/7/2026) sore.

(KTS/rel)

Sumber: rri.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *