DAERAH  

Peringati Hari Nusantara Tahun 2022 ASN DKP Maluku Gelar Aksi Bersih Pantai

NUSANTARANEWS.co, Ambon – Dalam rangka memperingati Hari Nusantara Tahun 2022, Aparatur sipil Negara (ASN) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku menggelar aksi bersih pantai di kawasan pesisir pantai Tapal Kuda, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa 13/12/2022.

Aksi bersih pantai yang dilakukan puluhan ASN pada Selasa, dipimpin langsung Sekretaris DKP Maluku Mohammad Safar Latuconsina dipusatkan di kawasan Tapal Kuda, karena pesisir pantai itu telah menjadi salah satu objek wisata alternatif yang mudah dijangkau warga di Kota Ambon.

Berbekal sapu dan kantong sampah, para ASN berpencar menyisir sepanjang pesisir pantai termasuk areal pengeringan untuk mengangkat sampah yang berserakan terutama sampah plastik.

Sedangkan sampah sisa dahan pohon dan daun kering yang dibuang begitu saja, dikumpulkan di beberapa tempat dan kemudian dibakar.

“Kami sengaja memilih aksi bersih pesisir pantai untuk memperingati Hari Nusantara tahun 2022, sekaligus sebagai kampanye bersih pantai dan upaya menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah di pesisir pantai,” Kata Mohammad yang yang akrab disapa Moh.

Sekretaris DKP yang didampingi Kasubag Kepegawaian dan Umum DKP Maluku Nalika F. Lewerissa mengaku kebanyakan sampah yang bertebaran pesisir pantai itu berasal dari limbah rumah tangga yang dibuang warga.

Dikhawatirkan jika sampah-sampah tersebut terbawa ke laut, maka akan mencemari laut dan membuat terumbu karang mati.

“Plastik merupakan sampah anorganik yang paling sulit diurai. Butuh waktu puluhan bahkan ratusan tahun baru sampah plastik bisa terurai. Karena itu butuh kesadaran warga untuk tidak membuang sampah plastik ke laut,” katanya.

Berkaitan tema Hari Nusantara 2022 “Peningkatan Ekonomi Maritim melalui Kolaborasi Investasi Berkelanjutan untuk Indonesia Bangkit Lebih Kuat”, dia berharap dapat berdampak menjadikan sektor kelautan sebagai arus utama pembangunan nasional, maupun di Provinsi Maluku yang dikenal kaya beraneka jenis ikan bernilai ekonomis dan diincar berbagai negara di dunia.

“Peringatan Hari Nusantara diharapkan menjadikan sektor kelautan sebagai arus utama pembangunan dan potensi sumber daya alam maritim dapat dikelola untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Hari Nusantara yang diperingati setiap tahun berawal dari Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada 13 Desember 1957 oleh Perdana Menteri Indonesia pada saat itu, Djuanda Kartawidjaya.

Deklarasi Djuanda tersebut menyatakan kepada dunia bahwa laut Indonesia di antara dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI.

Deklarasi ini dipertegas kembali dalam UU No. 17 tahun 1985 tentang Pengesahan UNCLOS 1982 bahwa Indonesia adalah negara kepulauan. Dengan adanya Deklarasi Djuanda tersebut, luas wilayah Republik Indonesia menjadi 2,5 kali lipat dari luas sebelumnya yaitu 2.027.087 km2 menjadi 5.193.250 km2.

Melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 126 Tahun 2001 kemudian ditetapkan bahwa tanggal 13 Desember dinyatakan sebagai “Hari Nusantara“, dan resmi dinyatakan sebagai hari perayaan nasional yang diperingati setiap tahun.

Mohammad Nurlette

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *