NUSANTARANEWS.CO – Brebes – Warga Desa Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, digemparkan oleh penemuan sesosok jenazah lansia dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya sendiri, Minggu (13/7/2025) siang. Korban diketahui bernama H. Muhamad Abdul Rosjid (74), warga Jalan Kyai Buchori RT 04 RW 04, Desa Paguyangan.
Ketua RT setempat, Muhammad Tohirin, menjelaskan bahwa warga mulai merasa curiga lantaran korban sudah lima hari tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Korban dikenal sebagai pribadi yang ramah dan rutin keluar rumah setiap pagi.
“Karena tidak ada kabar selama beberapa hari, saya mengajak warga untuk mengecek kondisinya. Kami khawatir terjadi sesuatu,” ujar Tohirin.
Kecurigaan warga semakin kuat ketika mencium bau tak sedap dari dalam rumah dan melihat gerombolan lalat mengerumuni pintu. Seluruh akses rumah dalam keadaan terkunci, sehingga warga memutuskan masuk melalui atap.
Setelah berhasil masuk, warga dibuat terkejut saat mendapati jenazah korban tergeletak dalam posisi telentang, tanpa busana, dan dalam kondisi sudah membusuk di depan pintu rumah.
Ketua RT kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Paguyangan. Tak lama, Kapolsek Paguyangan beserta anggota tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
“Kami menerima laporan dari warga dan langsung mendatangi lokasi. Setelah itu, kami berkoordinasi dengan BPBD untuk proses evakuasi,” ungkap Aiptu Dodi, salah satu petugas di lokasi.
Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Bumiayu untuk penanganan lebih lanjut. Dari keterangan keluarga, almarhum diketahui mengidap diabetes menahun dan tinggal seorang diri di rumah tersebut. Ketiga anaknya tinggal di luar kota.
Pihak keluarga menyatakan menolak autopsi dan menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban.
“Kami ikhlas. Tidak perlu dilakukan autopsi karena beliau memang punya riwayat diabetes cukup lama,” kata salah satu anggota keluarga.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial antarwarga, khususnya terhadap para lansia yang hidup seorang diri. Pungkasnya. ( Rizal Sismoro)












