NUSANTARANEWS.CO. Brebes – Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kabupaten Brebes. Kali ini, rumah milik Tarjuki (56), warga Dukuh Waru RT 02 RW 01, Desa Waru, Kecamatan Bantarkawung, ludes dilalap api pada Selasa pagi, 3 Juni 2025, sekitar pukul 06.05 WIB.
Peristiwa memilukan ini bermula ketika Tursinah (50), istri korban, sedang memasak di dapur. Diduga, terjadi kebocoran pada tabung gas LPG yang menyebabkan api menyambar dan dengan cepat menjalar ke seluruh ruangan rumah.
“Ibu Tursinah saat itu panik melihat api yang tiba-tiba membesar dari kompor. Ia langsung berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri, sementara api terus membesar,” ujar Kepala Desa Waru, Hendra Susilo, S.Kom, saat dikonfirmasi.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, seluruh isi rumah, termasuk perabotan dan barang berharga, hangus terbakar. Kerugian material diperkirakan lebih dari Rp 100 juta.
Petugas bersama warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Sayangnya, material bangunan yang didominasi kayu membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Sebagai bentuk keprihatinan, Kepala Desa Hendra mengimbau warga agar lebih waspada saat menggunakan gas LPG. Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin terhadap tabung gas, selang, dan regulator untuk mencegah kebocoran yang bisa berakibat fatal.
“Musibah ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Jangan sampai lengah saat memasak, terutama di pagi hari saat suasana rumah masih sibuk. Pastikan semua peralatan gas dalam kondisi aman,” tambahnya.
Saat ini, pemerintah desa bersama masyarakat tengah melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing rumah yang terbakar. Selain itu, Pemdes Waru berencana menggalang bantuan untuk meringankan beban keluarga Tarjuki yang kini kehilangan tempat tinggal.
Musibah ini menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan keamanan rumah tangga, khususnya dalam penggunaan peralatan yang rawan menimbulkan kebakaran. Tutupnya.
( Rizal Sismoro )












