NUSANTARANEWS.CO. Brebes – Komunitas Seduluran Republik Cinta Damai (RCD) Kabupaten Brebes Selatan kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar aksi penggalangan dana untuk santunan anak yatim piatu.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Mei 2025, bertempat di pertigaan Pasar Hewan, Jalan Diponegoro, Kota Bumiayu. Aksi dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Penggalangan dana dilakukan secara langsung oleh para anggota RCD yang turun ke jalan untuk mengetuk hati masyarakat. Ketua RCD, H. Sutrisno, melalui Wakil Ketua Sudir Hermanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin komunitas yang bertujuan mengumpulkan dana untuk menyantuni 100 anak yatim piatu pada bulan Juli mendatang.
“Tidak hanya dari hasil turun ke jalan, setiap anggota dan pengurus juga berpartisipasi secara pribadi dengan menyumbang Rp50.000 per orang. Alhamdulillah, semangat kebersamaan sangat terasa, bahkan sejumlah donatur dari luar juga ikut membantu. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi semua,” ujar Sudir.
Sekitar 15 anggota RCD terlibat langsung dalam kegiatan ini. Mereka menyapa para pengguna jalan dan mengajak masyarakat untuk turut berbagi rezeki demi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Siti Mut Mainah yang akrab disapa Bunda Imout selaku pendiri RCD menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, baik secara moril maupun materiil.
“Kami berharap target santunan untuk 100 anak yatim piatu dapat tercapai. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus menebar cinta dan kedamaian melalui aksi nyata,” tutur Bunda Imout.
Mengusung semangat solidaritas, komunitas RCD menyampaikan pesan menyentuh dalam kegiatan ini: “Kita memang tidak sedarah, tapi kita saudara. Dari kita untuk kita.” Kalimat ini menjadi semangat utama gerakan, menegaskan bahwa kepedulian tidak memerlukan hubungan darah, melainkan niat tulus dan rasa kemanusiaan.
Dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial di wilayah Brebes Selatan, RCD terus menumbuhkan nilai gotong royong dan kepedulian dalam masyarakat. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kebaikan bisa dimulai dari hal sederhana, tetapi berdampak besar bagi mereka yang membutuhkan. ( Rizal Sismoro )












