Nusantaranews. co. Bireuen — Mardiana (17) warga Meunasah Krueng, Jangka, korban terseret arus banjir luapan tikungan empat hari lalu di KM 24 lintas Bireuen-Takengon, telah ditemukan.
Jenazah gadis yang mondok di Dayah Al Madinatuddiniyah Babussalam Blang Bladeh, Jeumpa, ditemukan Selasa (11/3) sekira pukul 15.00 WIB setelah empat hari pencarian.
Muhammad Yanis relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Bireuen, yang berposko di lokasi kejadian, di Dusun Mina, Gampong Krueng Simpo, Juli, Bireuen, kepada wartawan menyebut, penemuan jenazah Mardiana jauh dari titik longsor yang menyebabkan tubuh gadis itu terseret arus kisaran 200 meter.
Setelah melakukan pencarian selama berhari-hari, relawan tak kunjung menemukan jejak Mardiana dan tim berfirasat tertimbun di bawah sehingga memperhatikan lokasi dengan seksama
Penemuan ini menjadi akhir dari pencarian panjang yang dilakukan oleh tim gabungan, terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, RAPI, relawan, dan masyarakat setempat.
Jenazah Mardiana sudah dievakuasi ke Ruang Jenazah RSUD dr. Fauziah untuk keperluan autopsi. ( HER)












