NUSANTARANews. co- Komisi III DPRD Provinsi Maluku menggelar pertemuan guna membahas sejumalh kerusakan jalan pada sejumlah wilayah di Maluku yang diakibatkan oleh Bencana Alam. Termasuk juga membahas tentang progres Dana Inpres penanganan jalan di daerah.
Wakil ketua komisi III DPRD Maluku, M Hatta Hehanusaa kepada wartawan di Baileo Rakyat- Karpan Ambon, Senin (31/10/2022)
“Kerusakan-kerusakan akibat bencana kemarin itu kita coba untuk mengakomodir dalam juklis ini. Contohnya di air buaya, itu secara teknis sudah dilakukan oleh Balai Jalan dengan melakukan survei ke lokasi. Kemudian juga masalah kerusakan jalan di Nuruwe Kabupaten SBB,” kata Hehanussa.
Menurutnya, untuk penanganan kerusakan tersebut tentu Komisi III tidak akan membatasi hanya untuk dikerjakan oleh pihak BPJN.
Namun, Komisi III juga akan melakukan kordinasi serta mengusulkan agar penanganan ini juga akan dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) dan juga Dinas Lingkungan Hidup.
“Hal itu dikarenakan masalah yang paling terbesar itu ada pada masalah hulu, karena apapun jembatan yang kita bangun ditengah-tengah kondisi seperti di hilir, lalu hulunya tidak ditangani maka akan berdampak pada masyarakat. Nah untuk itu memang kita butuh kordinasi dengan yang implisit dengan pihak-pihak terkait,” jelasnya.
Piihaknya bersama BPJN Maluku juga telah membahas beberapa patahan dan kerusakan yang terjadi pada jalan lintas Kairatu-Taniwel dan jalan lintas Kairatu-Puncak SS.
Diharapkan segala kerusakan yang terjadi ini dapat diatasi dengan baik sehingga kenyamanan dalam melintasi kawasan rusak atau patah itu dapat terwujud. (Eda Lesnussa)












