NUSANTARA-NEWS.co, Banyuwangi – Kelompok yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Tenaga Harian Lepas deklarasikan diri #COPOTSEKDABWI yang berlangsung di rumah salah satu pentolan ormas pada siang tadi, 5 April 2021
Dalam acara tersebut, nampak beberapa pentolan aktivis seperti Direktur Puskaptis Banyuwangi, M.Amrullah. S.H, M.Hum, Zamroni, dari Pemuda Pancasila, Nampak juga Mujiono, dari Aliansi Masyarakat Banyuwangi yang merupakan pendukung fanatik Bupati Ipuk, Edy dari Gempur.
Mujiono, menjelaskan pada nusantaranews.co saat diwawancarai, ia menduga ada upaya pembusukan terhadap 100 hari program bu Ipuk
” Saya menduga ada upaya – upaya pembusukan terhadap 100 hari progam bu Ipuk dengan di luncurkan nya keputusan yang sangat tidak pro rakyat.
Masih Mujiono, yang jelas pemberhentian THL itu bersebrangan dengan program – program kerakyatan yang menjadi komitmen bu Ipuk. Maka ARB sangat berharap agar bu Ipuk selaku Bupati terpilih melakukan atau mengambil sebuah keputusan tepat terkait THL itu.
Dilain tempat, Direktur Puskaptis Banyuwangi, M.Amrullah. S.H, M.Hum menegaskan bahwa hari
“Problem THL dilatar belakangi dengan munculnya Surat Edaran Sekda Banyuwangi dan hingga detik ini tidak ada solusi yang jelas terkait dengan THL sebanyak 331 orang yang diberhentikan,”.
Maka dari itu, masih Amrullah, kita semua disini sepakat agar Sekda Banyuwangi dicopot atau mengundurkan diri saja. Kita akan turun aksi hari Kamis besok dengan ratusan massa
Sementara Sekda, saat dikonfirmasi oleh nusantaranews.co enggan memberikan tanggapan terkait deklarasi yang ingin mencopot dirinya dari jabatan Sekda.
(veri)












