Umum  

DPC PWRI Meninjau WBP Lapas Kelas 11B Gunung Sugih

 

NUSANTARA-NEWS.co, Lampung Tengah – Dewan Pimpinan Cabang DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Lampung Tengah. Audiensi sekaligus meninjau (WBP) Warga Binaan Pemasyarakatan,di Lapas Kls IIB Gunung Sugih, Rabu (31/3/2021).

Dalam rangka audiensi dan sekaligus meninjau Lapas kelas 11B Gunung Sugih, DPC-PWRI Lampung Tengah Ketua,Tri Agus Kesuma berserta jajaran pengurus harian, diterima langsung Kalapas Kelas 11B Gunung Sugih, Bapak Denial Arif beserta jajarannya.

“Pada pertemuan sore hari itu banyak hal yang dijelas kan oleh Pak Daniel diantaranya, Warga binaan di sini over kapasitas, idealnya dengan lokal yang ada sekarang ini dihuni 300 WBP ( Warga Binaan Pemasyarakatan ), tapi kenyataannya WBP kita berkisar 600 orang, sedangkan kita sangat kekurangan pegawai di lapas kelas II B Gunung Sugih ini, yang mana idealnya untuk satu orang pegawai mengawasi 20 WBP,” jelasnya.

“Sedangkan untuk menjalankan pemeriksaan barang bawaan untuk WBP kami suda menjalankannya sesuai denga SOP, tetapi pihak lapas memang tidak memiliki alat detector yang canggih seperti yang dimiliki instansi lain. Seperti alat detector, besi, detector narkoba dan lain-lain, sehingga masih saja sering terjadi kebocoran kebocoran di lapas kita ini,” ungkapnya

”Kami sangat mengharapkan sekali alat detector canggih, untuk menjaga keluar masuknya barang-barang yang tidak kami harapkan. Yang dilarang ada didalam lapas,” kata Ka Lapas

Pihaknya mengaku sudah mengajukan permintaan alat detector canggih ke Dirjen Lembaga Pemasyarakatan. Namun hingga kini belum bisa terpenuhi Karena ini menyangkut anggaran, agak susah. Nanti biar kementerian yang memikirkan ini karena anggarannya ada di sana,” kata Denial.

Meskipun kita tidak memiliki alat detactor canggih tapi semua anggota bekerja tetap semangat dan menjalankannya dengan SOP yang ada, dengan memperketat penjagaan disetiap saat seperti di P2U agar dapat memutus mata rantai keluar masuknya barang yang tidak kami harapkan.

Lapas Gunung Sugih ini tadi nya berkreditasi kelas III B alhamdulilah sudah 2 tahun terakhir menjadi Lapas kelas II B, ditanya oleh Haris Anudi salah satu pengurus PWRI Lamteng mengenai apa saja yang sudah di lakukan pihak Lapas untuk WBP.

Denial Arif mengatakan, pihaknya sudah lakukan semua untuk membina mereka dengan sebaik baiknya dengan cara mengadakan. Pondok pesantren yang diikuti oleh semua WBP yang beragama Islam, kita mengadakan latihan Pramuka untuk mereka, ada juga olah raga yang diadakan tiap pagi dan sorenya agar WBP tetap menjaga kesehatan.

Kami sangat mengharapkan untuk kawan-kawan media, Lsm dan stakeholder dapat berkerja sama untuk tercapainya pembinaan yang kami lakukan di Lapas kelas II B Lamteng ini.

Sesuai tugas dan fungsi Pemasyarakatan salah satunya yaitu memberikan pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan, agar menjadi lebih baik dari sebelumnya dan mempunyai bekal ilmu yang akan dibawanya sekembalinya beliau ketengah-tengah masyarakat serta mempunyai pemikiran yang positif,” tutup Denial Arif.

Pewarta: Rls/Samidi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *