Umum  

Siklus Badai Seroja Menimpa NTT, PD KMHDI NTT Salurkan Bantuan Tahap 1

NUSANTARA-NEWS.co, NTT – Siklus Badai Seroja yang menerpa Nusa Tenggara Timur beberapa waktu lalu meninggalkan duka mendalam bagi warga Nusa Tenggara Timur.

Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Nusa Tenggara Timur (PD KMHDI NTT) melakukan aksi penyaluran bantuan tahap 1 kepada korban terdampak bencana badai seroja.

” Kegiatannya itu kami ke naibonat karena di sana juga daerah terdampak dan lumayan besar akan tetapi di Naibonat khususnya para pengungsi sudah pulang ke rumah masing-masing untuk memperbaiki rumah mereka kebutuhan di Naibonat itu adalah alat dapur yang minim dimana alat dapur itu seperti wajan, dandang, piring, dan sendok serta pakaian layak pakai karena kebanyakan mereka pakaian hanya tinggal di badan saja. Untuk korban jiwa khusunya di naibonat itu sekitar 18 rt dengan KK sebanyak 800 lebih kaka yang mempunyai 2000 lebih jiwa,” kata I Ketut Wira Drana Wasistha selaku Plh. Ketua PD KMHDI NTT, Selasa (27/4/2021).

PD KMHDI NTT Melakukan aksi penyaluran bantuan tahap 1 ini di laksanakan pada tiga tempat yaiyu di Niboibonat, Kab. Timur Tengah Utara serta di Kabupaten Malaka.

“Tempat berikutnya itu malaka ibukota betun daerah pemekaran dari atambua (daerah perbatasan) khusus di malaka itu kami memberikan bantuan berupa sembako, MCK, dan air mineral. Karena kebutuhan yang urgent seperti itu jadi yang kami bawa seperti itu lokasi yang kami berikan bantuan itu di malaka tengah, daerah fatuhaik, dusun bolan A,” ujarnya.

” Khusus daerah itu yang paling terdampak dimana mereka lebih dekat dengan jalur banjir dari sungai (kali) benanain ada sekitar 8 dusun lebih yang terdampak di daerah sana,  akan tetapi belum tersentuh sama sekali dimana mereka sangat kesusahan dan sangat kecewa karena kabanyakan bantuan yang datang itu malah bukan ke daerah terdampak yang parah akan tetapi ke yang ringan kami menyalurkan di posko MBS di daerah itu,” sambung Wira Drana yang juga mahasiswa Psikologi Universitas Nusa Cendana.

Badai serta Banjir ini juga menyebabkan banyaknya hewan ternak serta kebun warga yang mati dan rusak sehingga gagal panen.

Sumber bantuan yang di peroleh oelh PD KMHDI NTT merupakan hasil open donasi yang dilakukan serta bantuan dari rekan-rekan KMHDI di daerah lain di Indonesia seperti Surabaya,Sulteng,Kendari dan juga semjua donatur yang telah menyumbang.

“Kami menyadari bahwa apa yang kami bawa pada saat ini masih kurang untuk keperluan warga yang terdampak, dan besar harapan kami ada bantuan lanjutan baik dari pemerintah maupun seluruh masyarakat guna membangkitkan kembali roda kehidupan masyarakat yang terdampak.” tutup Wira Drana yang juga Sekretaris Daerah dari PD KMHDI NTT.

(Endang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *