JAKARTA, NUSANTARANEWS.co – Provinsi Sulawesi Tengah memiliki banyak potensi ekonomi yang harus ditata ulang, dengan membangun konsep perekonomian terpadu dan strategis, sehingga masyarakat menerima manfaat dari pertumbuhan ekonomi dan memperkecil kesenjangan.
Pendekatan ini mengintegrasikan peningkatan ekonomi daerah, penguatan infrastruktur berwawasan lingkungan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk mencapai kesejahteraan.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Syarifudin Hafid, SH, kepada strateginews.id, melalui keterangan, Selasa [13/4/2026].
“Kita terus dorong Pembangunan Sulteng berkelanjutan sejalan dengan program strategis Guberur, Berani Mewujudkan Sulawesi Tengah sebagai Wilayah Pertanian dan Industri yang Maju dan Berkelanjutan,” kata Syarifudin Hafid.
Menurut Syarifudin, visi pertanian dan industri maju, berfokus pada pemanfaatan potensi daerah yang berwawasan lingkungan, termasuk penataan industri pengolahan hasil agar lebih berkelanjutan.
Politisi Demokrat ini mengatakan, Sulawesi Tengah, sebagai salah satu provinsi dengan potensi sumber daya alam dan keanekaragaman budaya yang kaya, membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat antar berbagai tingkatan pemerintahan untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan.
Menurut dia, keharmonisan hubungan antara pimpinan daerah di tingkat kabupaten/kota dan provinsi bukan hanya sekadar idealisme birokrasi, melainkan fondasi krusial bagi efektivitas pembangunan, pelayanan publik yang optimal, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
“ Koordinasi yang baik antar tingkatan pemerintahan akan meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan publik. Misalnya, dalam bidang kesehatan atau pendidikan, program provinsi dapat diimplementasikan secara lebih efektif dengan dukungan dan partisipasi aktif dari pemerintah kabupaten/kota,” pungkasnya.
[jgd/rel]












