LARANTUKA, NUSANTARANEWS.co – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Flores timur (Flotim) Provinsi NTT melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan bagi korban Gempa di beberapa Desa di Kecamatan Solor timur pada Senin, 13 April 2026.
Berdasarkan informasi yang media dapatkan, Desa – Desa yang terkena dampak Gempa di Kecamatan Solor timur seperti, Desa Labelen, Desa Motonwutun, Desa Menanga, Desa Watobuku, Desa Tanahwerang dan Desa Watohari telah dilakukan pendropingan bantuan dari Pemda Flotim melalui Badan Penanggulangan Bencama Daerah (BPBD)(Senin, 13/4/2026).
Bantuan berupa 50 lembar tikar, 50 buah matras lipat, 10 lembar terpal, dalam pantauan media saat tiba di Kecamatan Solor timur (Senin, 13/4/2026) telah di droping ke 6 Desa terdampak Gempa.
Pantauan media di Desa terdampak Gempa, keterbatasan jumlah bantuan yang di salurkan Pemda Flotim melalui BPBD belum sepenuhnya dapat menjawab kebutuhan warga korban Gempa.
Disisi lain, bahan pangan menjadi kebutuhan utama bagi warga korban Gempa. Namun pantauan media hingga hari ini Senin, 13/4/2026 di 6 Desa korban Gempa di Kecamatan Solor timur belum di salurkan bantuan pangan oleh Pemda Flotim.
Kebutuhan warga korban Gempa akan bahan pangan diakui warga yang di temui media ini di lokasi, menuturkan keterbatasan bahan pangan yang dialami.
Menurut warga korban gempa, keterbatasan pangan ini disebabkan kerena aktivitas mereka sebagai nelayan tidak bisa dijalankan selama Gempa yang terus terjadi sejak ,
Rabu, 8 April hingga hari ini Senin 13 April 2026.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Labelen, Salem Nurdin Lamahala yang di temui media ini di Labelen, Kecamatan Solor Timur ( Senin, 13/4/2026 ).
Salem Nurdin Lamahala kepada media ini, mengapresiasi respon cepat Pemda Flotim atas koordinasi baik antara pihak Camat Solor timur dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Flotim dalam memenuhi kebutuhan korban Gempa di Labelen.
” Soal keterbatasan pangan untuk Desa Labelen akan di upayakan dengan perubahan APBDes Labelen tahun 2026 ” ucap Salem Nurdin.
Namun kemampuan APBDes Labelen kata Salem Nurdin Lamahala, hanya bisa membantu warga Labelen dalam waktu terbatas di dua sampai 3 hari.
Terkait pemenuhan kebutuhan bahan pangan bagi warga korban Gempa, media belum menerima jawaban dari Pemerintah Flotim hingga berita ini di turunkan. (MB)












