DPP Kompakdesi bantah pemberitaan dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Dewan Pimpinan Pusat [DPP] Komunitas Purnabakti Kepala Desa Seluruh Indonesia (Kompakdesi) membantah tudingan DPD Kompakdesi Jabar mendukung Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024 pada Musda 9 Januari 2023 di Bandung.

NUSANTARANEWS.co, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat [DPP] Komunitas Purnabakti Kepala Desa Seluruh Indonesia (Kompakdesi) membantah tudingan DPD Kompakdesi Jabar mendukung Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024 pada Musda 9 Januari 2023 di Bandung.

Dalam Musda tersebut dipastikan tak pernah mengarahkan ke salah satu kandidat, karena Kompakdesi independen.

Ketua DPP Kompakdesi, Dadang mengaku kecewa dengan adanya pemberitaan terkait organisasi yang dipimpnnya disebut memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo untuk maju di Pilpres 2024 mendatang. Menurutnya, terindikasi ada pelintiran dari pihak-pihak yang ingin mendiskreditkan organisasinya.

“Saya kecewa, pemberitaan tersebut ingin memecah belah Kompakdesi. Itu pernyataan yang tidak bertanggungjawab,” kata Dadang, dikutip Kantor Berita RMOL, Sabtu [14/1/2023]

Tegas Dadang, pihaknya tidak pernah mengeluarkan statemen seperti yang diberitakan di media-media atau pun medsos (bahwa) Kompakdesi mendukung salah satu kandidat capres.

Dadang pun menampik ada pernyataan Ketua terpilih DPD Kompakdesi Jabar, Yanti Susilawati, yang mendukung Ganjar Pranowo

“Jadi saat dikonfirmasi terkait pemberitaan di lapangan, Ketua DPD tidak pernah menyampaikan seperti yang diberitakan,” ucapnya.

Agar tudingan tidak menimbulkan kegaduhan, Dadang meminta DPD Kompakdasi Jabar untuk segera memberikan klarifikasi langsung terkait hal tersebut.

Senada juga disampaikan Sekjen DPP Kompakdesi, Muhamad Rumran. Disampaikan Rumran, berita dukungan terhadap salah satu kandidat Capres pada Musda DPD Kompakdesi Jabar itu tidak benar.

“Musda yang kemarin di Jabar itu murni musda tidak ada tendensi apapun,” ujar Rumran.

Ia menerangkan, pernyataan soal dukungan terhadap salah satu Capres itu disampaikan oleh Ketua terpilih DPD Kompakdasi Jabar, Yanti Susilawati.

“Yanti itu adalah ketua terpilih secara aklamasi tapi belum menerima SK dari DPP. Adapun jika benar itu statmen darinya, itu berarti dari pribadinya bukan atas nama organisasi,” tegasnya.

Dengan demikian, DPP Kompakdesi mengimbau kepada Kompakdesi se-Indonesia untuk tidak resah dengan pemberitaan tersebut. Dia menyakinkan, Kompakdesi akan berjalan sesuai dengan amanat munas di Bandung.

[RMOL/nug/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *