DAERAH  

Bikin macet, Pemko Medan segera kosongkan pedagang kaki lima di Jalan Gatot Subroto

Foto: Salah satu lapak pedagang kaki lima di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan.

NUSANTARANEWS.co, Medan — Dinilai sering menjadi penyebab kemacetan dan dianggap mengganggu ketertiban warga sekitar, Pemko Medan segera mengosongkan seluruh lapak pedagang angkringan yang ada di sepanjang Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah, Sumatra Utara.

“Itu memang sudah dalam pemantauan kami. Saat ini lagi proses memberi imbauan kepada pedagang untuk mengosongkan lapak angkringan tersebut,” ucap Kasatpol PP Kota Medan, M Yunus, saat dikonfirmasi, Sabtu (22/11/2025).

Yunus menegaskan, secara peraturan, apa yang dilakukan pedagang angkringan jelas melanggar karena berjualan di bahu jalan.

“Dalam aturan yang ada, berjualan di bahu jalan itu jelas tidak diperbolehkan. Oleh karena itu pasti akan kami tindak. Ini juga sudah menjadi perhatian Pak Wali yang meminta agar lapak-lapak tersebut dikosongkan untuk dikembalikan fungsinya seperti semula,” tuturnya.

Disinggung kapan pengosongan dilakukan, Yunus mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendekatan berupa imbauan kepada pedagang.

“Sudah beberapa kali petugas kami turun ke lokasi memberikan imbauan dan peringatan kepada para pedagang. Saat ini masih di tahap itu. Yang jelas lapak-lapak angkringan itu pasti dikosongkan karena melanggar Perda,” katanya.

Untuk diketahui, jumlah pedagang mulai dari sepanjang Jalan Guru Patimpus hingga Jalan Gatot Subroto dan Jalan Nibung Raya sebanyak 200 pedagang angkringan lebih.

Setiap bulannya, para pedagang itu disebut-sebut menyetor uang kepada oknum pemuda setempat sebagai uang lapak dan keamanan. Angkanya beragam, mulai Rp 1 juta hingga Rp 3 juta setiap bulannya, seperti dikutip dari mistar.id, Minggu (23/11/2025) sore.

(KTS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *