Nusantaranews.co.Bireuen – Masyarakat Geudong – Geudong Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen menggelar Maulid, Minggu 9 November 2025 memproritaskan jamuan makan anak Yatim sekaligus memberikan santunan dan mereka bagaikan tamu agung se kaligus menyantuninya.
Keetua Panitia Zul Azmi, S. Sos menyebut, masyarakat Geudong – Geudong memandang kegiatan jamuan makan bersama anak yatim dan masyarakat dalam peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sebagai simbol penghormatan dan rasa syukur.
Disebutkan, Zul Azmi tradisi tersebut telah berlangsung turun- temurun dan menjadi bagian penting dari identitas sosial masyarakat di Geudong – Geudong.
Dalam konteks ini, Tradisi Maulid berfungsi sebagai ruang sosial yang menghubungkan masyarakat lintas status dan wilayah, memperkuat jaringan sosial, dan mempererat hubungan antara warga dengan para pemimpin desa dan daerah.
Zul Azmi menjelaskan kegiatan Maulid ini dilaksanakan di Komplek Masjid Al Mujahidin Kemasjidan Geudong menjadi salah satu bentuk aktualisasi nilai-nilai tersebut.
Masyarakat berinisiatif melaksanakan acara dengan sederhana namun tertata menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi dan kesiapan untuk menjaga tradisi lokal di tengah perkembangan zaman.
Prosesi kegiatan Maulid menurut Peutuha Tuha Peut Teungku Azhari Mahmud, Maulid Nabi menjadi momen yang penuh makna dengan kegiatan yang diwarnai santunan anak yatim ,pembacaan shalawat, dan doa bersama sekaligus Anak yatim bagaikan Raja sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat dengan berbagi kebahagiaan dan kasih sayang kepada anak-anak yatim.
Dijelaskan kegiatan yang mereka laksanakan tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan anak-anak yatim semata, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan spiritual masyarakat setempat antar sesama.
( M. Husen)













