NUSANTARANEWS.co, Cirebon – Suasana penuh antusiasme tampak sejak pagi hari di berbagai sekolah negeri di Kota Cirebon saat pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahap pertama resmi dibuka sejak 25 Juni 2025. Meski dipadati calon peserta didik dan orang tua, proses pendaftaran berjalan tertib, lancar, dan sesuai prosedur yang ditetapkan Dinas Pendidikan Kota Cirebon.
Pantauan langsung di SMP Negeri 7 Kota Cirebon, salah satu sekolah favorit yang selalu menjadi incaran masyarakat setiap tahun ajaran baru, menunjukkan pelayanan prima di hari terakhir pendaftaran tahap pertama, Sabtu (28/6/2025). Antrean sudah mulai terlihat sejak pukul 07.00 WIB, saat para orang tua datang lebih awal untuk memastikan kelengkapan dokumen sekaligus menghindari kepadatan di jam sibuk.
Para petugas dan panitia pendaftaran tampak sigap, tanggap, dan ramah dalam melayani setiap kedatangan warga. Suasana tertib dan nyaman menjadikan proses pendaftaran berlangsung efektif dan efisien.
“Alhamdulillah prosesnya lancar, tadi sempat antre tapi tidak lama. Semua petugas juga ramah dan membantu sekali,” ungkap salah satu orang tua calon siswa dengan wajah puas setelah berhasil menyelesaikan proses pendaftaran di SMP Negeri 7.
Kepala SMP Negeri 7 Kota Cirebon, Dra. Euis Sulastri, M.Pd., menjelaskan bahwa pihak sekolah telah menyiapkan sistem pelayanan secara maksimal guna mengantisipasi lonjakan pemohon, khususnya di hari-hari krusial seperti ini.
“Kami memahami antusiasme masyarakat sangat tinggi, terutama pada tahap awal. Oleh karena itu kami menambah jumlah petugas dan membuka posko bantuan SPMB di lingkungan sekolah agar semua bisa terlayani dengan baik,” jelasnya.
SMP Negeri 7 juga menerapkan sistem kombinasi antara pendaftaran daring dan luring, di mana peserta mengunggah dokumen secara online terlebih dahulu, kemudian datang ke sekolah untuk melakukan verifikasi fisik. Pendekatan ini dinilai mampu mempercepat proses, mengurangi potensi kesalahan, dan memberi kemudahan bagi masyarakat.
“Seluruh proses kami pastikan berjalan secara transparan dan adil. Hari ini kami operasikan enam panel layanan sekaligus agar tidak terjadi penumpukan. Kami imbau orang tua tetap tenang dan mengikuti alur yang sudah ditentukan, karena semua akan mendapat kesempatan sesuai jalur masing-masing,” tambah Kepala Sekolah dengan nada optimistis.
Pendaftaran tahap pertama jalur afirmasi berlangsung pada tanggal 25, 26, dan 28 Juni 2025, dan akan dilanjutkan dengan tahap kedua untuk jalur domisili. Euis turut mengingatkan masyarakat untuk rutin memantau informasi resmi dari Dinas Pendidikan melalui website dan media sosial, agar tidak tertinggal informasi penting.
Dengan antusiasme tinggi, kesiapan sekolah, serta koordinasi yang solid antara pihak sekolah, dinas, dan masyarakat, pelaksanaan SPMB di SMP Negeri 7 Kota Cirebon tahun ini diharapkan menjadi role model bagi sekolah lain dalam menciptakan proses penerimaan siswa baru yang tertib, transparan, dan berpihak pada masa depan pendidikan anak-anak bangsa.
( Raden Prawira )












