Haul Bung Karno, Shanty Alda Gelar Doa Bersama: Relawan Padati Tuk Sirah Pemali

NUSANTARANEWS.CO. Brebes . Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan terasa kuat di kawasan Obyek Wisata (OW) Tuk Sirah Pemali, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, pada Minggu (22/6/2025).

Ratusan relawan dan warga dari berbagai wilayah, yang tergabung dalam Yayasan Ora Jare Jare, berkumpul untuk mengikuti doa bersama dalam rangka memperingati Haul Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Kegiatan ini dipenuhi nilai spiritual dan nasionalisme, dengan pembacaan doa bersama dan lantunan sholawat yang menggema di tengah alam terbuka.

Tak hanya warga lokal, peserta juga berdatangan dari berbagai daerah di Kabupaten Tegal dan Brebes Selatan, mencerminkan antusiasme tinggi terhadap tokoh proklamator bangsa yang jasanya tak lekang oleh waktu.

Bagus Handoko, Ketua Panitia sekaligus relawan koordinator Kecamatan Paguyangan, menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Shanty Alda Nathalia, SH. Menurutnya, Haul Bung Karno bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga momentum kebangkitan nilai-nilai nasionalisme.

“Bung Karno bukan hanya proklamator, tapi juga pemersatu bangsa. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai, dan kita semua punya peran meneruskannya,” ujar Bagus.

Sementara itu, tokoh masyarakat Slamet Maryoko, atau yang akrab disapa Djarot, dalam pesannya mengajak masyarakat untuk meneladani semangat perjuangan para pendiri bangsa.

“Kalau bukan kita yang menghidupkan kembali semangat perjuangan, siapa lagi? Haul ini bukan hanya mengenang, tapi juga menghidupkan api semangat kebangsaan,” tegasnya.

Shanty Alda Nathalia, SH, yang berhalangan diwakili oleh Mohamad Sapto Margo Wiro Seno. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dari Bu Shanty atas keterlibatan seluruh peserta dan relawan, khususnya dari Yayasan Ora Jare Jare.

“Beliau sangat mengapresiasi partisipasi relawan dan warga yang tergabung dalam Yayasan Ora Jare Jare. Semoga kegiatan ini menjadi perekat antar elemen masyarakat sekaligus momen introspeksi untuk terus menjaga ideologi bangsa,” tutur Seno.

Lebih dari sekadar agenda keagamaan, acara Haul Bung Karno ini juga menjadi ajang silaturahmi antar relawan, tokoh masyarakat, dan generasi muda. Nilai-nilai persatuan, perjuangan, dan cinta tanah air digelorakan sebagai warisan penting yang patut terus dijaga dan diwariskan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya mengenang sosok Bung Karno, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk terus menghidupi semangat kebangsaan di tengah tantangan zaman. Pungkas Seno. ( Rizal Sismoro )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *