banner 728x250
DAERAH  

Keuchik Fachrial : Tuha Peut Mitra Untuk Membangun dan Memajukan Gampong

Laporan : Suherman Amin Bireuen Aceh

NUSANTARANEWS.co.Bireuen – Keuchik Gampong Geudong -Geudong Fachrial mengucapkan selamat kepada anggota Tuha Peut yang terpilih nantinya dan berharap semoga menjadi mitra ke depan untuk membangun dan memajukan gampong kita ke arah lebih baik ke depannya.

“Saya tak bisa bekerja sendirian dalam memajukan gampong ini. Saya masih butuh semua pihak untuk sama-sama berkarya, mohon diingatkan jika kami salah dalam bekerja,” harap Keuchik Fachrial

Pernyataan tersebut diungkapkan Keuchik Fachrial kepada media ini di sela-sela pemilihan Tuha Peut Gampong Geudong – Geudong Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen Aceh yang dilaksanakan di Pelataran Parkir Masjid Al Mujahidin Kemukiman Geudong Sabtu, 29 Juni 2024 secara demokrasi lancar dan sukses .

Disebutkan, prosesi pelaksanaan pemilihan yang diikuti 15 calon itu ternyata masyarakat sangat antusias untuk pemilihan Tuha Peut dan sudah tampak hadir pada pagi hari.

Pemilihan disaksikan aparatur pemerintahan Gampong yang ikut melakukan pemilihan untuk menyukseskan acara pemilihan Tuha Peut yang juga dihadiri Camat Kota Juang, Musni Syahputra , Kasipem kecamatan kota juang. Bhabinsa, pihak keamanan (Polsek Kota Juang ) dan masyarakat.

Keberadaan lembaga Tuha Peut Gampong (TPG) atau Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam sistem pemerintahan gampong sekarang ini menempati posisi yang sangat penting dan terhormat itu, sehingga menjadi begitu penting bagi warga di Gampong.

Terkait penjabaran dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No 110 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemerintahan Gampong Tuha Peut Gampong atau nama lain adalah unsur pemerintahan gampong yang berfungsi sebagai badan Pengawasan dan permusyawaratan gampong yang disebut sebagai legislatif gampong.

Sementara lembaga eksekutif gampong yang terdiri dari Keuchik Gampong, Tgk Imum Meunasah, dan perangkat aparatur gampong.

Aturan-aturan, petunjuk, tentang adat istiadat yang ditetapkan oleh keuchik setelah mendapat persetujuan dari Tuha Peut Gampong, Seperti penetapan qanun atau reusam gampong, dalam wilayah gampong terdapat sejumlah dusun atau jurong yang dikepalai oleh kepala dusun atau jurong masing-masing, merupakan unsur pelaksana wilayah sebagai perpanjangan tugas dari pemerintah gampong.

Maka dari itu, di moment pemilihan Tuha Peut Gampong kali ini diharapkan akan lahir para Tuha Peut yang peduli terhadap masyarakat di Gampong dalam hal pengawasan dan berkolaborasi bahu-membahu membangun Gampong ke depannya yang merupakan harapan masyarakat.

Ketua panitia pelaksanaan pemilihan Tuha Peut (P2 TPG), Jufri didampingi Sekretaris Desri Ziadi,ST Gampong (P2-TPG) melaksanakan menyebut pihaknya sudah siap melaksanakan tugas hingga melakukan sosialisasi rumusan aturan terkait pelaksanaan pemilihan Tuha Peut Gampong Geudong-Geudong periode 2024 – 2030 .

Prosesi pelaksanaan sosialisasi yang dihadiri ke 15 calon Tuha Peut dilaksanakan Panitia Pemilihan Tuha Peut Gampong (P2-TPG) di kantor Keuchik pada Rabu 26 Juni 2024 mulai pukul 20.30 Wib sekaligus menandatangi Pakta Intergritas aturan bersama terkait hasil sosialisasi dari Panitia Pemilihan Tuha Peut Gampong (P2-TPG).

Disebutkan, bermula dari 16 Calon Tuha Peut Gampong Geudong -Geudong yang mendaftar pada awalnya, namun salah satu calon dinyatakan mundur diri dan sisanya 15 orang calon Tuha Peut yang dipilih 9 calon di antaranya dinyatakan terpilih.

“Alhamdulillah acara berjalan lancar. Terima kasih atas support keuchik, perangkat gampong, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan pemilihan tuha peut, serta kepada seluruh rekan panitia yang telah bekerja selama sebulan ini untuk menyiapkan segala sesuatu hal untuk kelancaran pemilihan,” ujar Desri seraya menyebut ” Alhamdulillah pemilihan Tuha Peut Gampong sukses ”

Adapun 9 dari 15 calon lolos terpilih di Gampong Geudong Geudong masa bhakti 2024 – 2030 adalah , Azhari, Abdussalam, M Nur, Jafaruddin, Afdhal alias Pudai, Aniswar, Syahrial , Faisal Gazali dan Nilawati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *