banner 728x250
DAERAH  

Vertical Dryer Mesin Bantuan Kementerian Diduga Dijual Oknum

NUSANTARANEWS.co, Muaradua – Mesin Vertical Dryer atau yang lebih dikenal dengan mesin pengering padi dan jagung untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten OKU Selatan diduga kena jual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pasalnya, mesin vertikal dryer itu sendiri diisukan oleh masyarakat setempat dijual oleh oknum nakal lantaran tak ada lagi di lokasi tempat penyimpanannya .

Diketahui, mesin vertikal dryer bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut merupakan milik Kelompok Tani di Desa Sukajaya namun mesin tersebut disimpan di Desa Bumi Agung Jaya yang masih berada di satu kecamatan

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, bahwa mesin vertikal dryer yang dimaksudkan sudah tak ada lagi di dalam gudang yang selama ini tempat mesin tersebut disimpan ( rabu 26/06/2024 ).

Diketahui pula bahwa mesin vertikal dryer itu sendiri merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang diperuntukkan bagi warga yang tergabung dalam kelompok tani Desa Sukajaya.

Namun, lantaran sudah lama tidak dimanfaatkan sehingga diduga dijual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

AL salah satu warga Sukajaya, Kecamatan Buay Rawan mengaku bahwa dirinya sempat diupah oleh seorang Oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membongkar spandek yang tujuannya untuk dijual oleh Oknum nakal tersebut.

“Saya didatangi seseorang lalu diupahnya untuk mengambil dan membongkar spandek di sebuah gudang. Kalau pengakuannya gudang itu miliknya, makanya saya mau karena saya cuma upahan,” ujar AL pada tim media saat di investigasi

Dikatakannya, pembongkaran spandek gudang itu juga hanya mengambil sebanyak 5 keping karena sesuai atas perintah oknum nakal tersebut.

“Spandek sudah lepas kemudian saya langsung pergi karena sudah dapat upahnya, tidak tahu dibawanya kemana, tapi pas saya membongkar spandek, barang yang lain juga tidak ada isi di gudang itu,,” tambah AL kemudian

Masih berdasarkan keterangan AL : ” Selama ini kami tidak tahu kalau bangunan itu adalah gudang mesin penggiling padi dan jagung, Karena saya hanya diupah membongkar spandeknya saja dan itu pengakuannya miliknya pribadi,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian OKU Selatan Syahtomi, SP., MM saat dikonfirmasi dirinya merasa terkejut atas informasi itu.

“Nah, saya juga baru tahu dari kalian bahwa mesin tersebut sudah tidak ada, kami akan segera menyelidiki dan memanggil penanggung jawab mesin bantuan pemerintah tersebut,” tutupnya.

( YL )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *