Umum  

Ingin menjadi jurnalis pemula? Lakukan hal berikut ini

Foto ilustrasi Republika

 

Nusantara-news.co, Aceh – Ternyata kemajuan zaman dan teknologi membuat seluruh aspek kehidupan mengalami perubahan dan tidak terkecuali dengan media penyebaran informasi di Indonesia. Media massa baik cetak , elektronik maupun online sebagai jasa yang menyediakan berita bagi masyarakat .

Perkembangan zaman menjadikan media cetak tergeser posisinya dengan salah satu jenis media elektronik, salah satunya media online.

Chaidir, Ketua DPC PWRI Aceh Tengah

Penulis yang juga sebagai ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia kabupaten Aceh Tengah / Bener Meriah Chaidir mengatakan, dalam menulis berita online tentu tidak sama dengan penulisan berita di media cetak. Dunia maya terkenal dengan arus informasinya yang simpang siur, menjadikan tulisan di media online harus bersaing dengan ratusan, bahkan ribuan tulisan dengan topik pembahasan yang sama.  Maka, jurnalis media online dituntut untuk menguasai teknik penulisan berita online yang baik dan benar. Dan menampilkan gaya Bahasa yang mudah di fahami.

“Dalam menulis berita, jurnalis harus dapat menarik minat pembaca salah satu yang harus di ciftakan adalah dalam membuat sebuah judul yang menarik karena judul adalah magnet untuk menarik pembaca agar ia ingin membaca apa yang kita tulis, dan menggunakan bahasa populer sesuai kaidah jurnalistik tetapi tidak terlepas dari pengunaan bahasa indonesia yang baik dan benar.” kata Chaidir

“Paragraf pertama (lead berita) menjadi penentu pembaca akan lanjut ke paragraf berikutnya atau tidak, jadi lead harus sudah memuat semua informasi dari berita, dan dikemas dengan kata yang efisien dan terarah. Jangan sampai apa yang ingin disampaikan tidak tersampaikan atau tersambung dengan baik,” ujar Chaidir.

“Sebagai seorang jurnalis pemula, maka harus sering berlatih menulis dan membaca berita online. Agar kita bisa mengetahui bagaimana cara memulai menulis dan kaya akan kosa kata di dalam sebuah tulisan. Cara yang paling efektif yaitu saat membaca berita jangan hanya dibaca, tetapi juga dianalisis. Hal itu untuk meningkatkan kritis dalam berfikir dan menciptakan ide-ide baru dalam menulis sebuah berita”. Chaidir menambahkan.

Seorang jurnalis harus memahami dulu apa yang di jadikan objek dari sebuah tulisan, gali hal-hal yang berhubungan dengan objek yang akan kiat sajikan. Bila perlu cari referensi agar tulisan tersebut nanti tidak menjadi tawar atau tidak akan berwarna sehingga berdampak terhadap pembaca, ”

” Semoga tips  ini bermanfaat dan dapat dijadikan referensi bagi penulis atau jurnalis pemula dalam memulai menekuni dunia jurnalistik. Karena sesuatu akan menjadi baik maka cintai lah dulu apa profesi yang ingin anda lakukan. Karena apabila kita sudah cinta maka kita akan tidak terbeban dalam menjalankan nya.” Tutup Chaidir

(dul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *