Nusantara-News.co. Bener Meriah – Warga pengguna jalan di jalan Raya Pante Raya mulai mengeluhkan maraknya truk pasir ataupun tanah yang melintas tidak menggunakan penutup.
Hal ini sangat mengganggu pengguna jalan yang menggunakan kendaraan roda dua. Dimana muatan tersebut terbang ditiup angin sehingga membuat mata pengguna jalan kemasukan debu, dan ini sangat membahayakan bagi penguna kendaraan roda dua yang sedang melintas.
Harusnya Pemerintah membuat perda dan kalau perda itu sudah ada seharusnya dilakukan pengawasan yang baik sehingga truk material pasir dan yang lainnya harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan yaitu setiap truk pengangkut material pasir, tanah, batu dan semen harus ditutup oleh terpal, karena apabila tidak sudah jelas ini sangat mengganggu penguna jalan yang lainnya.
Pengawasan ini harus benar-benar dilaksanakan dan bila ditemukan pelanggaran penguna truk wajib diberikan sangsi agar pelaksanaan peraturan tersebut dapat berjalan apabila tanpa sangsi maka aturan yang mengharuskan setiap truk yang mengangkut material diwajibkan memakai terpal tidak akan berjalan.
Wartawan NusantaraNews.co turun langsung untuk melihat keluhan warga tersebut Sabtu 22/05/2021, dan ternyata benar masih banyak truk yang melintas yang mengangkut material seperti pasir, tanah dan batu tidak menggunakan penutup terpal pada truk yang bermuatan material tersebut.
Dan wartawan NusantaraNews.co juga merasakan dampak dari terjangan debu dari material tersebut yang memasuk kemata saat melintas dijalan. Apalagi Kabupaten Bener Meriah angin yang bertiup cukup kencang sehingga debu dari material sangat mengganggu penguna jalan.
Kepada pemerintah daerah melalui instansi terkait agar dapat segera menertibkan truk bermuatan material yang tidak menggunakan penutup terpal. Dikhawatirkan apabila dibiarkan dapat memakan korban dan semakin meresahkan masyarakat yang menggunakan jalan disaat truk melintas.
(Chaidir)












