banner 728x250

Bersedekah Dengan Ikhlas dan Jauhi Ria

foto ilustrasi

Catatan Hikmah Chaidir *)

Saat memberi atau berbagai dengan ikhlas adalah sesuatu perbuatan yang dilakukan tanpa mengharapkan sesuatu yang akan ditimbulkan baik sebuah kesenangan atau kebahagian bagi diri sendiri maupun orang lain.

Sesuatu yang diberikan dengan ikhlas adalah cara kita untuk memberikan atau menolong kepada siapa saja yang membutuhkan. Karena dengan cara kita memberi atau berbagi, niscaya kita akan menyenangkan orang lain dan dapat meningkatkan kebahagaian didalam hidup kita.

Berbagi dan memberi atau bahasa yang sering kita dengar dengan sedekah atau bersedekah adalah sebuah hak istimewa bagi kita manusia. Karena semakin banyak kita bersedekah maka semakin banyak pula reward yang kita tanam dan yang akan kita tuwai nantinya.

Chaidir

Dimana disaat kita bersedekah, berarti kita akan menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain, juga bermanfaat bagi diri sendiri nantinya.

Dengan kita bersedekah atau dengan semakin seringnya kita bersedekah, maka sesuatu yang akan timbul yang tak bisa kita nilai adalah sebuah bentuk kepuasan yang dihasilkan dari apa yang telah kita lakukan dengan meringkan beban orang-orang yang benar-benar sangat membutuhkan.

Kita umpamakan saja dengan diri kita sendiri, disaat kita membutuhkan sesuatu dan sesuatu tersebut sangat kita butuhkan, tiba-tiba datang seseorang menawarkan atau memberikan sesuatu tersebut. Apa yang kita rasakan ketika itu, apa yang kita dapatkan adalah sesuatu kebahagian yang tak dapat kita nilai dengan sebuah materi, dan kebahagian tersebut akan membangkitkan kita untuk bersyukur dan mendoakan kepada orang yang telah ikhlas dalam memberikan sesuatu tersebut.

Seperti yang dijelaskan didalam Al-qur’an (surah Al baqarah ayat : 265 dan 195 ) yang artinya ;
” Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan sipenerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia, dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang diatasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadikan dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan ; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir”.

” Dan belanjakanlah (harta bendamu) dijalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesunguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik”.

Bersedekah atau memberi itu adalah sesuatu perbuatan yang sangat berfaedah dan bermanfaat bagi orang lain. Dimana disana kita akan meringankan atau mengurangi beban orang lain yang saat itu sangat membutuhkan akan sebuah bantuan dan kita datang untuk meringankan beban tersebut.

Bersedekah itu indah dan bersedakah itu berkah, dimana disaat kita bersedekah atau memberi akan melahirkan nilai indah tersendiri yang datang bukan karena sebuah keriyaan tetapi hadir karena sebuah ketulusan yang dapat menjadikan sebuah kebahagian bagi orang lain dan itu lahir secara alamiah tanpa kita duga dan inginkan. Dan setelah itu kita tanamkan, maka sebuah keberkahan dari sebuah sedekah akan kita dapatkan.

Disaat atau setelah kita bersedekah atau memberi atau berbagi, maka kita akan memperoleh kemulian dimata Allah SWT. Karena dengan semakin sering kita bersedekah atau memberi maka dengan senantiasa kita akan semakin bersyukur dengan apa yang telah kita dapat, dengan apa yang telah kita miliki saat ini dengan begitu ucapan rasa syukur kita tidak akan henti-hentinya.

Karena rasa sebuah kata syukur itu lebih bernilai atau lebih tingi kastanya dari harta ataupun materi yang kita miliki. Karena semakin kita bersyukur dengan apa yang telah kita dapatkan maka Allah SWT akan terus meningkatkan lagi apa-apa yang telah kita miliki saat ini.

Bersedekah itu tidak harus dengan harta maupun materi. Potensi diri yang kita miliki juga dapatkan kita sedekahkan untuk orang lain. Potensi diri tersebut baik melalui ilmu, keahlian ataupun yang lainnya. Selagi itu diberikan dengan ikhlas dan bermanfaat maka disitu telah lahir sebuah peristiwa sedekah.

Hidup ini hanya sebentar dan hanya sekali di dunia ini. Maka jadikanlah hidup yang sekali dan sebentar ini mempunyai arti dan manfaat bagi orang lain dan bagi diri sendiri tentunya. Karena semakin kita bermanfaat bagi orang lain maka disaat itulah kita akan memiliki nilai tertinggi dihadapan Allah SWT.

Karena Allah menciftakan manusia saling ketergantungan dan saling membutuhkan antara satu dengan yang lainnya. Dimana manusia yang satu akan membutuhkan manusia yang lainnya, begitulah mata rantai hidup yang tidak mungkin diputuskan. Jadi sehebat dan sekaya apapun kita tetap membutuhkan manusia yang lainnya didalam hidup kita.

Dengan adanya ketergantung antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya disitulah bentuk mengapa kita harus saling memberi, bentuk dimana kita harus berbagai, dimana kita harus meringkan beban orang yang berat dan menghilangkan beban yang kecil.

Dengan semakin banyak kita memberi dan bersedakah sudah pasti akan menguntungkan bagi diri kita sendiri. Dimana dari hasil tersebut akan timbul sebuah keridhaan Allah dan nantinya akan mendatangkan pahala bagi kita setiap pelaku yang menjalankan dengan ikhlas.

Hari ini didalam momen Ramdhan dan pasca Covid-19 yang mendera, banyak rakyat Indonesia yang di timpa kesusahaan, mari dalam momentum ramadhan ini kita siapkan diri untuk berbagi bagi kita yang memiliki kelebihan nisacaya Allah tidak akan mengurangi harta yang kita miliki, InsyAllah dengan semakin banyak kita memberi, maka semakin berkah dan bertambahlah harta yang kita miliki. Aamiin ..aamiin ya Rabal Alamin

*( ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia ( PWRI ) kabupaten Aceh Tengah – Bener Meriah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *