Sambut Hari Perencanaan Gerakan 1 Juta Pohon, SDC Lakukan Penanaman Mangrove Bersama

 

NUSANTARA-NEWS.co, Morowali – Menyambut Hari Perencanaan Gerakan 1 Juta Pohon SDC lakukan penanaman mangrove bersama. Kegiatan ini merupakan pra persiapan dalam mensukseskan aksi bersama penghijauan spesial memperingati Hari Perencanaan Gerakan 1 Juta Pohon 10 Januari 2021 esok.

Aksi bersama penanaman mangrove yang rencananya akan di lakukan di sepanjang pesisir Pantai Desa Naka insya allah akan dimulai pada 9-10 januari 2021, diawali dengan rangkaian acara pencanangan Ppersemaian bibit mangrove yang terletak di kompleks pesisir pantai Alun-Alun Rumah Jabatan Bupati Morowali. Setelah itu aksi bersama penanaman mangrove dan baksos akan di laksanakan pada tgl 9-10 Januari 2021 sekaligus Peresmian Lokasi Wisata Hutan Mangrove yang terletak di Desa Tofuti.

Ketua SDC Morowali Kasmudin menyatakan bahwa pencanangan ini merupakan simbolis dalam menyambut persiapan aksi esok di Desa Tofuti, sekaligus memberikan  penghargaan buat lokasi ini agar bisa lebih di kenal lagi, sebab bibit inilah yang akan siserahkan ke Pemerintah Desa Tofuti untuk bersama- sama merehabilitasi pesisir pantai dalam mengurangi Dampak Abrasi di desa Naka.

Pencanangan dihadiri langsung oleh Camat Bungku Tengah Mohammad Asfar, S.IP.,M.IP, rekan-rekan IPDN dan Kepala Desa Tofuti Moh.Najib Karim.

” Lokasi Pembibitan ini sudah berumur kurang lebih 3 tahun, juga sdh mendapat rbaik oleh Bupati Morowali, melalui Dinas Lingkungan Hidup dengan bantuan Persemaian bibit tahun kemarin. Alhamdulillah selama kurang lebih 5 tahun adik-Adik SDC selain menanam terumbu karang juga fokus pada pembibitan mangrove, Sebab Ekosistem ini sangat memberimanfaat buat Manusia. terkhusus Wilayah pesisir Morowali yang kategori masuk lahan kritis akibat abrasi ombak dan juga desa- desa sekitar lingkar tambang,” kata Kasmudin

“Di samping itu bibit mangrove dan terumbu karang juga sudah beberapa kali perusahaan tambang sempat memesan, hitung-hitung bisa sedikit menjadi penghasilan buat teman-teman pengurus lembaga,” ujarnya.

Mewakili Kadis Lingkungan Hidup Camat Bungku Tengah Asfar yang sempat hadir pada acara pencanangan lokasi pembibitan ini sangat termotivasi dengan kehadiran juga Kepedulian Lembaga pemerhati Lingkungan yang aktif.

“Kabupaten Morowali yang seperti kita ketahui 90% Merupakan Wilayah yang pemukiman penduduk nya berada di sepanjang Pesisir pantai..sudah sangat wajib jika ekosistem mangrove kita lestarikan, apalagi Morowali dengan banyaknya aktifitas pertambangan tentunya secara tidak langsung sudah banyak merusak ekosistem di laut seperti mangrove,” terang Kadis.

” Saya selaku camat Bungku Tengah sanggat mengapresiasi Kepedulian Bupati Morowali yang terus Berupaya memberikan edukasi ke Desa-desa akan pentingnya menjaga lingkungan dan terus mengedukasi masyarakat. Kita semua wajib berikan suport kepada lembaga pemerhati lingkungan yang terus aktif dan bersinergi terhadap program Pemerintah dalam hal ini sejahtera bersama, dan ke depan seluruh desa saya harapkan bisa turut andil bekerja sama dengan SDC  dalam hal pemberdayaan masyakarat, peningkatan SDM pemuda-pemudi Karang Taruna kader konservasi khusus desa-Desa yang memiliki Spot Wisata Tracking Mangrove agar ke depan bisa lebih mensejahterakan masyarakatnya,” ujarnya

Rencanaya Bupati Morowali akan membuka acara, dan dihadiri Wakil Bupati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ketua PMI bersama Tim, Alumni Praja, adik-adik kami dari IPDN, Karang Taruna, Pemerintah Desa & bahkan Seluruh Masyarakat Desa Tofuti yang antusias dengan Persiapan Peresmian Spot Wisata Tracking Mangrove ( Laafutu Beach ).

” Ini merupakan kesempatan bagi Pemerintah Desa untuk lebih mengoptimalkan Pembangunan Tempat Wisata dan Pemberdayaan masyarakatnya melalui dana Desa,” tutup Camat.

(supriyono).

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *