Isu Mutasi di Pemkab Bener Meriah kembali Merebak

NUSANTARA-NEWS.co, Bener Meriah – Setelah mendapatkan pendamping Bupati Bener Meriah Tgk.H.Syarkawi dikabarkan dalam waktu dekat ini akan mengadakan perombakan kabinet di jajaran pemerintah yang ia pimpinan.

Informasi yang didapatkan oleh wartawan Nusantara-News, Senin 19/04/2021, bahwa Bupati bersama-sama wakil Bupati sedang melakukan penjaringan untuk kabinet yang akan membantu mereka disisa masa jabatan yang tersisa sampai tahun 2022 mendatang.

Salah seorang ASN yang ada di salah satu instansi di kabupaten Bener Meriah mengatakan saat di konfirmasi mengatakan,” isu mutasi sudah berkembang semenjak sebelum Ramadhan, tetapi sampai hari ini belum terjadi dan informasi yang kami terima dari teman-teman bahwa mutasi akan dilakukan dalam bulan Ramadhan ini”.

Saat dimintai masukan apa harapan seandainya mutasi benar-benar dilakukan, ia mengatakan “ kami berharap ke depan didalam penempatan ASN harus berdasarkan latar belakang pendidikan ataupun jobdis yang sudah menjadi pengalaman dari ASN itu sendiri, hal ini kita inginkan agar aparatur yang diletakan benar -benar mampu melaksanakan apa yang sudah menjadi amanah yang telah diberikan. Bukan sekedar duduk dan menunggu yang mengakibatkan banyak program yang tidak berjalan atau berjalan di tempat”.

Kami  menaruh besar kepada wakil Bupati yang sudah dilantik dan dapat membantu kinerja Bupati didalam masalah aparatur pemerintahan yang ada di kabupaten Bener Meriah.

“Saya rasa tidaklah begitu sulit untuk melihat mana aparatur yang mampu dan bisa bekerja, bukan aparatur yang hanya bisa memberikan laporan asal bapak senang tetapi fakta di lapangan nol dan hanya mampu mengandalkan beking dan bekerja sesuka hati,” tambahnya.

Dan ini sudah menjadi rahasia umum di Bener Meriah kalau ada pejabat yang sampai hari ini tidak mampu berkerja bahkan sering bolos bekerja tetapi masih tetap dipertahankan karena sebuah faktor. Memang kekeluargaan tidak dapat dihilangkan tetapi walaupun demikian berikanlah sesuai kemampuan ataupun keahlian agar tidak membuat atau terjadi Misjodis yang akhirnya membuat nafsu bekerja ASN lain menjadi menurun.

“Bila perlu setiap calon yang akan diberikan amanah baik eselon IV, III dan II wajib membuat uraian tugas dan wajib dipaparkan dihadapkan pejabat terkait atau panitia penjaringan. Agar semua dapat berjalan sesuai apa yang menjadi cita-cita dan keinginan pemerintah yang selama ini sudah di cita-citakan,” tutup nya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bener Meriah. Untuk menghasilkan sesuatu yang baik perlu kerja keras dan coba untuk mengesampingkan kepentingan, apalagi tahun-tahun ini adalah tahun-tahun terakhir kinerja sang Bupati apabila punya niatan untuk maju kembali, inilah momen yang harus dimanfaatkan untuk mendapatkan simpati masyarakat dan ASN untuk menuju langkah Pilkada Tahun mendatang.

“Apabila pencapaian yang dicapai baik dan dapat memuaskan atau paling tidak memperbaiki sebuah kesalahan menjadi lebih baik lagi InsyAllah untuk ke depannya tidak akan begitu sulit saat kampanye, karena pemerintahan dan politik harus dilakukan secara seimbang. Apabila keseimbangan didapatkan InsyAllah pencapaian yang diinginkan akan didapatkan kembali,” tutupnya.

(Dir/Abie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *