DPRD Provinsi Maluku Gelar Paripurna Bersama Gubernur Bahas LKPJ 2020 Secara Virtual

 

NUSANTARA-NEWS.co, Ambon – DPRD Provinsi Maluku menggelar Rapat Paripurna Bersama Gubernur Maluku Murad Ismail melalui Video Conference (Vicon), Jumat 16/4/2021 di ruang sidang paripurna DPRD Maluku, dalam rangka Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Maluku Tahun Anggaran 2020.

Rapat paripurna dipimpin ketua DPRD Provinsi Maluku Drs, Lucky Wattimury.

Dalam rapat yang dilaksanakan secara vitural tersebut , Gubernur Maluku membacakan laporannya.

” Kami mensyukuri akan kemitraan yang berangsung antara pemerintah dan DPRD Provinsi Maluku yang telah bersama-sama menyelesaikan tugas dan tanggung jawab pelaksanaan pembanhunan di tahun 2020,” kata Gubernur Maluku Murad Ismail.

Gubernur menyampaikan, pelaksanaan kegiatan tahun 2020 melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020 dipengaruhi oleh dampak pandemi Covid-19, yang mana sebagaian anggaran dilakukan refocusing untuk penanganan kesehatan serta pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.

Dikatakan dalam laporannya, APBD Provinsi Maluku tahun anggaran 2020 menetapkan pendapatan sebesar Rp.3,19 triliun dan trlah djrealisasinha sebesar Rp.3,10 triliun atau mencapai 97,32% yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 480,61 miliar. Dana perimbangan sebesar Rp.2,62 triliun dan pendapatan laian-lain yang sah sebesar Rp.3,56 triliun.

Sementara pada sisi belanja, tetapkan sebesar Rp.3,20 triliun dengan realisasi sebesar 2,96 triliun atau 92,47%. Selanjutnya dari sisi pembiayaan yang bersumber pembiayaan daerah dianggarakan sebesar Rp.831,1e miliar dan realisasi debesarRp.305,55 mkliar atau mencapai 36,76%.

” Pandemi Covid-19 berdampak pada capaian indikator makro pembangunan daerah antara lakn, pertumbuhan ekojomi tumbuh negatif 0,92%, inflasi tirun mencapai 0,61, krmiskinan 17,99 dan penggangguran 7,57% serta indeks pembangunan manusia mencapai 69,49%,” ujarnya.

Dia juga mengatakan pemerintah daerah terus berupaya  untuk meningkatkan kemajuan daerah melalui peningkatan di berbagai bidang, seperti politik, ekonomi dan sosial budaya.

” Kita semua berharap ipaya peningkatan pada bidang tersebut akan memberikan manfaat bagi kesejahtreaan masyarakat maluku dan percepatan pembangunan daerah.” ujarnya.

(ernes)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *