Miliki Sifat Jujur dan Rajin

Ustadz H. Suhartono, S.Pd.I bersama Pimpinan Ponpes Yasti Singkawang Fahruddin dan Paridi

 

NUSANTARA-NEWS.co, Singkawang – Di dalam Mesjid At tarbiyah yang belum begitu rampung pembangunannya. Berada di lingkungan pondok pesantren (ponpes) Yasti Singkawang, Jl. RA. Kartini Sekip Lama Singkawang Tengah. Terlihat, seluruh santri dan santriwati, penuh khikmat mendengarkan tausiyah yang disampaikan Ustadz H. Suharhono S.Pd.I. Penyampaian tausiyah tersebut, masih dalam suasana memperingati Isro’ dan Mikraj Rosulallah Muhammad SAW. Berlangsung Selasa malam, 16 Maret 2021.

Dalan penyampaiannya Suhartono menjelaskan, pentingnya bagi para santri dan santriwati memiliki sifat yang jujur dan rajin. Baik dalam keseharian aktifitasnya, maupun pada saat belajar menuntut ilmu.

Sikap jujur dan rajin, ucap dia, akan sangat berguna untuk masa hadapan yang lebih baik. Sebagai bekal fikiran cerdas dan hati yang bersih pada saat bersosialisasi di tengah masyarakat.

Suhartono yang resmi memutuskan dirinya memeluk agama Islam sejak di bangku sekolah menengah atas ini mengungkap pengalamannya. Ia menceritakan, sejak kecil telah dididik untuk selalu bersikap jujur dan rajin.

Sewaktu kelas 5 SD, jelas Suhartono, keseharian dirinya yang berada di lingkungan Muslim ketika itu sama sekali, tidak pernah mempersoalkan apa yang menjadi keyakinan agamanya. Melainkan ia hanya dididik dan diajarkan untuk selalu bersikaf jujur dan rajin.

“Begitu pun dengan menuntut ilmu di bangku sekolah, kita harus rajin dan jujur. Ilmu itu adalah sesuatu yang semula kita tidak tahu, menjadi tahu, itulah satu ilmu. Akan lebih baik, menuntut ilmu yang bermanfaat ,” katanya.

Suhartono yang pernah menjadi tenaga pendidik di ponpes Ushuludin Singkawang ini, berharap Ponpes Yasti Singkawang akan lebih baik lagi keberadaanya di masa hadapan. Termasuk Masjid At tarbiyah yang saat ini terkendala kelanjutan pembangunannya, turut menjadi perhatiannya.

Pada kesempatannya menyampaikan tausiyah, Suhartono menghimbau terutama dari kalangan internal ponpes Yasti Singkawang, tidak terkecuali kepada orang tua santri santriwati. Untuk bisa turut andil dalam keberlangsungan pembangunan masjid At tarbiyah.

Menerangkan keberadaan Masjid saat ini, pengasuh Ponpes Yasti, Paridi menerangkan, sudah mencapai satu tahun pembangunan masjid At tarbiyah belum dapat dilanjutkan. Selain karena masa pandemi sejak awal tahun 2020 lalu, juga keterbatasan dana anggarannya yang memang belum tercukupi.

(Ibnu Azan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *