NUSANTARA-NEWS.co, Banyuwangi – Pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi telah usai, pelantikan pun baru beberapa hari dilakukan. Namun hal tersebut disambut dengan adanya pemberhentian Tenaga Harian Lepas ( THL ) sebanyak 330 an lebih yang terdiri dari beberapa SKPD. Hal tersebut membuat DPRD memanggil Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah dan juga BPKAD Kabupaten Banyuwangi untuk dimintai keterangan.
Dengar pendapat yang dilakukan pada tanggal 1 Maret 2021 di salah satu ruangan yang ada di DPRD Banyuwangi tersebut dihadiri oleh pihak BKD dan BPKAD Banyuwangi
Seperti hal yang diutarakan oleh wakil ketua 1 DPRD Banyuwangi, H.M Ali Mahrus, pengurangan THL dimusim pandemi kurang pas dan Bupati yang baru harus segera ambil sikap yang tepat dan bijak.
” Pengurangan THL sebanyak 330 an lebih itu di tengah pandemi tentu evaluasi yang dilakukan oleh SKPD itu tidak serta merta mengurangi rekan – rekan THL yang ada di masing masing SKPD. Memang ada kekeliruan prosedur karena Sekretaris Daerah sendiri di tahun 2018-2019 mengeluarkan surat edaran tidak boleh menerima THL baru. Ternyata di kurun waktu pasca turunnya surat edaran itu terjadi hilang kontrol kaitan penerimaan THL sebanyak 812 orang yang sudah keterima di masing – masing SKPD padahal sudah ada surat edaran,” ujarnya.
Masih Mahrus, berkaitan dengan rencana pengurangan THL yang dilakukan Pemkab Banyuwangi yang ada di beberapa SKPD kami dari DPRD sepakat secara pribadi ataupun lembaga tidak setuju, apalagi pengurangan ini di tengah kondisi pandemi
Jika bicara terkait Anggaran Pendapatan Daerah kita mampu dan tidak ada beban, tapi kalau untuk urusan skema prosedur lebih baik kita setuju. Sekarang ini kan masing – masing SKPD menerima THL baru tanpa ada kordinasi dengan yang atas, jadi tidak satu pintu, papar nya
Harapan saya, bupati yang baru harus bisa cepat menyikapi dan menata dengan baik agar tidak terjadi isu – isu liar terkait 01 dan 02 saat pemilihan Bupati Banyuwangi kemarin, bahwa yang mendukung 01 akan dipangkas.
“Bupati yang baru harus punya warna yang lebih baik dari yang sebelumnya, dan mampu mewujudkan apa visi misinya tidak hanya manis di bibir,” imbuh Mahrus.
( Veri Kurniawan)












