Singkawang Kalbar, NUSANTARANEWS.co – Digelarnya Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) tingkat provinsi Kalbar, di Kota Singkawang sebagai tuan rumah. Merupakan yang paling meriah, menurut pengakuan peserta.
Kejelasan tersebut diuraikan Kadis Dikbud Kota Singkawang, H. Asmadi,S.Pd., M.Si, usai dirinya menyertai partai perdana Turnamen Porsenijar dikbud, antar Dikbud Singkawang melawan Dikbud Melawi di gedung RH Badminton Singkawang, Selasa (03/11/2026).
Dari persentase jumlah kontingen yang hadir di Kota Singkawang. Jumlah atlit dan official saja kurang lebih 1.000 an. Belum (dihitung) lagi ikutannya, jelas Asmadi.
“Sebagaimana saya sampaikan. Pada rapat persiapan, bahwa tugas kita sebagai warga Singkawang. Bagaimana menciptakan iklim Singkawang yang kondusif, aman, tentram, toleransi dan tetap nyaman. Sehingga kita memungkinkan untuk menyelenggarakan berbagai turnamen, iven sebagai kontribusi kita, ” ucap Asmadi, menerangkan.
Sebagai insan pendidikan dan pembantu pimpinan yakni Walikota Singkawang dibidang pendidikan bekerjasama dengan organisasi PGRI. Asmadi menyatakan, juga menjalankan tugas negara. Mencerdaskan kehidupan bangsa. Memfasilitasi pengembangan bakat kreatifitas guru, dibidang pengembangan olahraga, seni sastra dan tentunya motivasi belajar siswa.
“Jadi InsyaAllah kita do’akan turnamen ini berlangsung dengan baik, aman, kondusif dan kita sukses di dalam penyelenggaraan, itu yang paling penting. Sehingga membuka peluang untuk kita menjadi tuan rumah pada turnamen yang akan datang, ” ujarnya.
Porsenijar tingkat provinsi Kalbar di Singkawang. Berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Disektor jasa, kata Asmadi, misalnya, penyewaan homestay, hotel, travel, serta umkm umkm yang akan bertumbuh di Kota Singkawang.
“Nilah salah satu kontribusi Dinas Pendidikan bersama organisasi profesi dalam investasi di bidang pendidikan. Sekali lagi pendidikan adalah tanggung jawab bersama semua elemen. Termasuk rekan-rekan media mensosialisasikan program kita. Program kita selain olahfikir, olahhati, olahrasa dan juga olahraga. Itu yang kita kembangkan kepada siswa maupun kepada guru, ” ujar Asmadi, menguraikan.
Berkenaan dengan keikutsertaannya pada turnamen badminton, Asmadi sebagai peserta dari Dikbud Singkawang berjiwa besar, kalah satu angka dari tim lawan, disdikbud Melawi. Setelah bertanding dengan semangat tebaik, hingga babak rubber set.
Namun kata Asmadi, bukan sekedar kemenangan yang hendak dicapai. Tapi kebersamaan. Disamping dirinya yang memang hobi olahraga.
‘Saya sebagai pimpinan bukan saja menyuruh anak untuk olahraga. Saya juga menunjukan, saya juga sebagai pimpinan harus hobi olahraga, ” ucapnya.
(Ibnu Azan)












