Oleh: Dr. Agustinus Daluri (Team Intelektual GibranHolic RI)
Beternak ayam di lahan sempit, minim bau, Ayam tumbuh Sehat dan tidak mengganggu lingkungan, kenapa tidak? dulu beternak ayam identik dengan lahan luas, bau menyengat, banyak lalat, modal besar dan mengganggu tetangga. Kini pola pikir itu berubah berkat inovasi Jago Karah Farm (JKF) yang dirintis oleh team Intelektual GibranHolic Republik Indonesia, sehingga memungkinkan beternak ayam di lahan sempit, bersih, minim bau, dan menguntungkan.
Gerakan ini awalnya digagas oleh Lurah Karah Ali Pranoto, lalu dikembangkan oleh Team Intelektual GibranHolic Republik Indonesia (lembaga Intelektual berbasis massa) Dr. Agustinus Daluri, Pak Akip dan Pak Arifin untuk mengurangi sampah serta meningkatkan kesejahteraan warga. Kuncinya ada pada pakan fermentasi dan sistem ternak terpadu: kotoran ayam langsung dimakan magot yang diletakkan di bawah kandang—sehingga bebas bau dan lalat. Magot yang sudah besar pun bisa dijadikan pakan ayam kaya protein.
JKF memelihara ayam jenis KUB (Kampung Unggul Balinbangtan) yang tumbuh cepat, telur banyak, dan tahan penyakit. Kandang bisa dibuat dari barang bekas di pekarangan rumah, lorong, atau lahan sempit lainnya. Pakan sebagian besar memanfaatkan limbah pasar, limbah ikan, kulit kerang, dan tanaman sekitar sehingga biaya sangat hemat.
Manfaat & Prestasi
Program ini telah nyata membantu program-program Pemerintahan Prabowo-Gibran karena telah menciptakan lapangan kerja, menambah kesejahteraan masyarakat karena menambah penghasilan warga, menyediakan kebutuhan daging dan telur, membantu mengurangi stunting serta gizi buruk lewat Posyandu, sekaligus menekan volume sampah organik.
Dengan keberhasilan meraih Juara 2 Komunal Branding Festival Kota Surabaya (2023) dan Juara 1 Inotek Award Pemprov Jatim (2024) sebagai bukti nyata Rizet dan Inovasi team Intelektual GibranHolic Republik Indonesia disektor peternakan, kini gagasan dari Cendikiawan Gibranholic RI ini mendapat dukungan dari BRI, Pertamina, PLN, serta berbagai perguruan tinggi ternama tertarik untuk mempelajarinya seperti UGM, UNS, Unair, ITS dan beberapa Universitas swasta ternama.










