NUSANTARANEWS.co, Alor – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Lantoka, Kecamatan Alor timur Kabupaten Alor, NTT menjadi sorotan tajam setelah adanya dugaan penyalahgunaan fasilitas Negara dan kebijakan internal oleh Kepala Puskesmas (Kapus) yang dinilai membahayakan nyawa pasien.
Kondisi Puskesmas Lantoka diungkapkan dr.Amelia Anna Heirani kepada media ini ( Jumat, 20/3/2026).
Kepada media ini, dr Amelia mengungkapkan terkait proses pendelegasian tugas kepada Pelaksana tugas (Plt) Kepala puskesmas(Kapus) Lantoka.
“Penggunaan mobil ambulance ini sudah tidak sesuai peruntukannya lagi dan tidak ada pendelegasian wewenang terhadap Plt Kapus Lantoka Aritonang Laaduka terkait penggunaan mobil ambulans” tegas dr Amelia.
Insiden di Puskesmas Lantoka baru – baru ini, tutur dr Amelia, pasien dalam kondisi gawat darurat (emergency) yang membutuhkan rujukan segera ke Rumah Sakit Umum Daerah Kalabahi, namun mobil ambulans yang seharusnya siaga di tempat ternyata tidak berada di lokasi karena di pakai oleh Plt Kapus Lantoka untuk urusan lain.
“Nyawa pasien dipertaruhkan hanya karna mobil Ambulance tidak ada di tempat” ujar dr.Amelia
Media mencatat, polemik penonaktifan Nakes Berizin juga menjadi soal di Puskesmas Lantoka.
Bersasrkan informasi yang media kumpulkan, tenaga kesehatan (nakes) pada Puskesmas Lantoka juga melayangkan mosi tidak percaya setelah Plt Kapus Lantoka secara sepihak menonaktifkan sejumlah nakes yang memiliki surat ijin praktek yang bertugas di Puskesmas Lantoka dan secara sepihak mengantikan posisi nakes berizin dengan nakes lain yang diduga tidak memiliki surat ijin praktek untuk menangani pasien.
Kejadian di Puskesmas Lantoka memicu tuntutan evaluasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Alor terhadap kinerja Plt Puskesmas Lantoka dan mendesak Inspektorat Kabupaten Alor melakukan audit dan terhadap Kepala Puskesmas Lantoka.
Sementara kepala Pelaksana tugas (Plt) Puskesmas Lantoka, Aritonang Laaduka yang dikonfirmasi wartawan (Jumat 20 /2026) menyarankan terkait mobil ambulance langsung konfirmasi ke pihak dinas Kesehatan Kabupaten Alor,
” Kami UPTD Puskesmas ada di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, langsung koorsinasi saja” tutup Aritonang Laaduka. (SDj/MB)












