NUSANTARANEWS.co, Blora – Pengelola Dapur Sidomulyo menyatakan bahwa proses pembenahan menyeluruh terhadap fasilitas dan tata kelola dapur telah hampir selesai dilaksanakan. Pembenahan ini dilakukan menindaklanjuti surat peringatan dari Satuan Tugas (Satgas) yang sebelumnya viral di media sosial.
Kepala SPPG, Muhammad Andrean Wahyu Saputra memaparkan berbagai perbaikan yang telah dilakukan. Untuk pembenahan yang sempat viral itu, sekarang sudah hampir selesai.
“Semuanya, mulai dari penataan rak, bagian belakang yang terbuka sudah saya tutup semua,” jelas Andrian, Jumat.
Ia juga menekankan perbaikan pada sistem pembuangan sampah. Masalah sampah, sekarang sudah ada tempat pembuangannya sendiri.
Terkait kondisi dapur sebelum diperbaiki, Andrian menjelaskan bahwa persoalan rak yang sempat disorot terjadi karena rak yang ada sedang dalam proses perbaikan.
“Sebenarnya ada rak, tapi waktu itu jebol dan kita bawa ke tukang las. Sekarang sudah selesai, alat-alat masak sudah tertata rapi di rak dan semuanya sudah tertutup rapat,” ujarnya.
Selain penataan interior, aspek sanitasi juga mendapat perhatian khusus. Untuk tempat pencucian, Andrian menyatakan telah dilakukan penambahan fasilitas sanitasi.
“Sanitasi sudah saya tambahin. Ada yang kotak, dan di belakang juga sudah ada sanitasi bulat dengan kedalaman lima meter yang sudah sesuai standar. Itu juga sudah saya tutupi,” paparnya.
Di luar perbaikan fasilitas, pengelola juga menyadari adanya keluhan dari penerima manfaat terkait variasi menu. Andrian mengakui hal tersebut sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan.
“Untuk keluhan masyarakat, mungkin itu lebih ke penerima manfaat, seperti menu yang fleksibel atau kurang variatif. Itu tetap kita benahi sambil berjalan. Tidak bisa kita mengontrol langsung satu per satu penerima manfaat karena jumlahnya 3.402 jiwa,” tutup Andrian, menandaskan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dapur umum tersebut.
[sahid]












