DAERAH  

Kapolres Majalengka hadiri rakor dan persiapan pembentukan badan ADHOC Pemilu 2023 di Kabupaten  Majaleka

NUSANTARANEWS.co, Majalengka –  Komisi Pemilihan Umum [KPU] Kabupaten Majalengka menggelar egiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk pemilihan Umum Tahun 2024 di tingkat KPU Kabupaten Majalengka, bertempat di Hotel Fitra Majalengka Kab. Majalengka Jln. K.H Abdul Halim No.88 Munjul, Majalengka.

Kegiatan Rapat Koordinasi tersebut dihadiri oleh : Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Ummi Wahyuni  Ketua KPU Kab. Majalengka  Agus Syuhada, M.Hi.

Juga turut hadir Kapolres Majalengka AKBP Indara Novianto, SIK, M.Si, CPHR serta Dandim 0617 Majalengka Letkol Inf. Dudy Pilianto, S.Pd, M.IP   dan Kepala Dinas dari beberapa instansi di pemerintahan serta para anggota Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) kab Majalengka

Dalam sambutannya Ketua KPU Kab. Majalengka Agus Yudha mengatakan, saat ini sudah memasuki tahapan Kampanye dan akan berakhir 10 Februari  202, dan waktu pelaksanaan pemungutan suara sudah semakin dekat.

Disampaikan Agus, saat ini dilakukan kampanye masih dalam bentuk pertemuan terbatas maksimal 1.000 orang .

Agus mengatakan, semenjak tahapan kampanye dimulai kita berkordinasi dengan Bawaslu kabupaten Majalengka belum ditemukan adanya pelanggaran dari segi pemasangan APK dan pelaksanaan kampanyenya. Selain tahapan kampanye KPU akan mengadakan rekruitmen Badan ADHOC KPPS dan akan dimulai pada tanggal  11 Desember 2023, dan akan dikukuhkan pada tanggal 20 Januari 2024. Namun ada beberapa yang menjadi catatan dalam pelaksanaan pemilihan umum dan pemungutan suara diantaranya : Kpps dan PPK harus bekerja sesuai SOP yang telah ditentukan,  komposisi di KPPS harus ada yang lebih Memahami Tekhnologi ( IT ) karena kita akan menggunakan Aplikasi Sirekap ( Sistem Informasi Rekapitulasi ).

“Kami berharap pembentukan KPPS bisa terbentuk dan memiliki SDM yang mumpuni, khususnya SDM tentang Tekhnologi karena kedepan kita sebagian besar akan menggunakan IT,” jelas  Agus Syuhada

Sementara itu Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Ummi Wahyuni dalam sambutannya mengatakan, kegiatan
Pelaksanaan pemilu 2024 yang akan kita laksanakan sangatlah berbeda dengan pemilu sebelumnya, karena jarak pelaksanaan pemilu 2024 dan Pilkada 2024 sangat lah dekat.

” Itu artinya PPK ,PPS dan KPPS akan melaksanakan 2 kegiatan tersebut, dengan jarak yang tidak jauh.dan diharapakan kita bisa melaksan dan menjalankan tugas semaksimal mungkin karena Jawa Barat menjadi provinsi yang memiliki DPT Terbesar dan tersebar di 27 Kab/Kota,” kata Ummi

“Kami berharap pelaksanaan pemilu 2024 harus bisa berjalan dengan sukses dan lancar, PPK dan PPS serta saat ini KPPS akan dibutuhkan sekitar LK 3.000 orang dan kami harapkan sinergitas dari semua pihak dalam pelaksanaan pemilu 2024. Kedepan dalam merekap dan menyaki berita acara bisa dibuat secara digital dan diharapakan bisa menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pemungutan suara. Dengan waktu yang sangat singkat ini kita harus bisa maksimal dalam menjalani tahapan pemilu 2024,” pungkasnya.

Rangkaian Kegiatan Rapat Koordinasi tersebut selesai pukul 10.30 WIB, berjalan dengan aman lancar dan kondusif .

[kemal/rls]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *