NUSANTARANEWS.co, Nagan Raya – Persoalan sampah di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, masih menjadi sorotan publik dan dinilai masih memerlukan penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab).
Hingga saat ini adanya tumpukan sampah yang cukup lama di area publik, seperti di depan MTs Darul Makmur, yang menimbulkan bau busuk dan merusak pemandangan.
Situasi tersebut memunculkan persepsi masyarakat bahwa Pemda terkesan kurang cepat merespons (tutup mata) terhadap tumpukan sampah di titik-titik tertentu.
Tumpukan sampah yang berada di sekitar atau di depan MTs Darul Makmur sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar karena menimbulkan aroma busuk yang menyengat, pemandangan yang tidak sedap, serta mengundang lalat. Kondisi ini menyebabkan penurunan kenyamanan dan fokus belajar siswa serta guru, bahkan berisiko mengganggu kesehatan mereka.
“ Tumpukan sampah ini sudah cukup lama, dan mulai menyebarkan aroma busuk. Selain mencemari lingkungan, juga merusak pemandangan dan merusak konsentrasi siswa yang sedang belajar. Kami meminta perhatian pihak berwenang atau pemdes setempat untuk pengangkutan sampah di depan sekolah,” kata salah seorang warga sekitar yang mengaku sering antar jemput sekolah anaknya, Selasa [12/5/2026] siang.
[jgd/red]












