NUSANTARANEWS.co, BATAM, [20/4/2026] – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menerima audiensi dari jajaran pengurus baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Ummat, [senin siang].di kantor kpu kota Batam. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan yang diajukan oleh partai tersebut sebelumnya.
Audiensi yang berlangsung di Kantor KPU Kota Batam ini dipimpin langsung oleh Muwardi Ketua KPU Batam beserta jajaran komisioner. Rombongan DPD Partai Ummat dipimpin oleh Alif Syafrinaldi sebagai Ketua DPD Partai Ummat.beserta Syamsudin ciwa sebagai. seketaris DPD Partai ummat kota Batam,- priode 2026-2031.
Ketua KPU Kota Batam Muwardi menyampaikan bahwa audiensi ini adalah wujud komitmen KPU dalam melayani seluruh peserta pemilu, terutama dalam memberikan informasi dan konsultasi teknis.
“Ini adalah tindak lanjut dari surat yang masuk ke kami. Prinsipnya, KPU terbuka untuk audiensi dengan partai politik manapun guna memastikan kesiapan administrasi dan verifikasi. Kami jelaskan secara detail alur verifikasi faktual dan dokumen yang diperlukan,” ujar Muwardi usai pertemuan.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Ummat Kota Batam, Alif Syafrinaldi menyampaikan apresiasinya atas penerimaan yang baik dari KPU. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mengikuti seluruh tahapan yang ditetapkan.
“Kami baru saja melakukan reorganisasi kepengurusan. Audiensi ini penting untuk menyamakan persepsi terkait berkas-berkas yang harus kami perbarui di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) agar memenuhi syarat sebagai peserta pemilu,” jelasnya .
Dari hasil audence KPU kota Batam senin siang itu dgn pengurus DPD partai ummat Batam. Menyatakan ”
1.Masalah pengurus dgn keterwakilan perempuan 30%.
2. Masalah sippol klo bisa mengajukan LO baru biar bisa KPU update tahapan pemilihan serta kebijakannya yang baru.
3.Masalah verifikasi data pengurus DPC minimal 50 % + 1 dari kecamatan yg ada dibatam.
4. Membangun komunikasi dlm setiap informasi jika ada perubahan kebijakan tentang pemilu.
Pertemuan berlangsung lancar dan kondusif.kedua pihak sepakat untuk berkoordinasi menjelang tahapan pemilu mendatang.
[Yasir]












