ALOR, NUSANTARANEWS.co – Arah pembangunan pendidikan di Kabupaten Alor Provinsi NTT mulai menemukan momentumnya.
Dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakor) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Nusa Tenggara Timur, muncul daftar sebanyak 80 sekolah di Kabupaten Alor yang resmi diajukan untuk mendapatkan dukungan anggaran strategis dari pusat.
Rakor yang berlangsung di Kantor DPD Gerindra NTT di Kupang (Senin, 13/4/2026) ini diikuti oleh perwakilan dari 22 kabupaten/kota se-NTT, dengan agenda utama membahas sinkronisasi program daerah dengan skema pendanaan pusat, termasuk mekanisme anggaran DPR RI dan bantuan Presiden.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Sekretaris DPD Gerindra NTT, Fernando Suarez, Kepala Regional Jawa Timur–NTB–Bali–NTT Udi Suhandoro, serta Koordinator Provinsi NTT, Deddy Purwanto, SP yang menegaskan keseriusan konsolidasi lintas wilayah dalam mengawal program prioritas, khususnya di sektor pendidikan.
Dari Kabupaten Alor, usulan disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi Gerindra DPRD Alor, Taufik Syahbudin, S.Pd, bersama anggota fraksi Yermias Karbeka dan Dedy Mario Mailehi.
Dalam penegasannya, Fraksi Gerindra menyampaikan bahwa seluruh proposal yang diajukan telah melalui proses koordinasi intensif dengan para kepala sekolah di wilayah Kabupaten Alor.
Langkah ini bukan tanpa dasar kata Ketua Fraksi Gerindra, Taufik Syahbudin, S.Pd, di tahun 2025, Fraksi Gerindra Alor sudah memperjuangkannya dan telah membuahkan hasil konkret.
Melalui pertemuan langsung dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Dr. Putih Kumala Sari, di Gedung DPR RI, Jakarta, lanjut Taufik, berhasil diperjuangkan anggaran revitalisasi pendidikan sebesar Rp 30 miliar.
Dana tersebut kata Taufik, dialokasikan melalui Kementerian Pendidikan untuk pembangunan dan perbaikan ruang serta gedung sekolah di Kabupaten Alor.
Program ini jelas Taufik, telah berjalan sepanjang tahun 2025 dan menjadi bukti bahwa jalur koordinasi politik mampu mendorong percepatan pembangunan di daerah.
Dengan capaian tersebut, optimisme Fraksi Gerindra Alor semakin menguat bahwa 80 usulan sekolah yang kini diajukan dapat menyusul direalisasikan, demi pemerataan fasilitas pendidikan dan peningkatan kualitas belajar mengajar di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Alor.
Rakor DPD Gerindra NTT ini pun menjadi titik strategis dalam memastikan bahwa aspirasi daerah tidak berhenti di meja usulan, melainkan benar-benar terkoneksi dengan kebijakan dan anggaran di tingkat pusat.
Jika terealisasi, langkah ini akan menjadi lompatan besar bagi pendidikan di Alor dari sekadar wacana menuju perubahan nyata.(SDj/MB)












