DAERAH  

Pembangunan pompa air tenaga surya di Samosir dimulai

Foto: Pembangunan pompa air tenaga surya di Desa Sibonor Ompuratus, Kecamatan Nainggolan, Samosir, Sumatra Utara, dimulai pengerjaannya.

NUSANTARANEWS.co, Medan — Hasil sinergitas Pemkab Samosir dengan Bappenas RI berbuah dengan dimulainya pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Ompuratus, Kecamatan Nainggolan.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, menyampaikan apresiasi atas pembangunan fisik yang sudah dimulai pengerjaannya itu. Apresiasi disampaikan Bupati Samosir pada dalam acara kick off meeting Pembangunan PATS yang dilaksanakan secara daring.

Kick off meeting difasilitasi Low Carbon Development Initiative (LCDI) menandai dimulainya pengerjaan fisik.

“Proyek ini merupakan sinergitas dengan Bappenas RI dengan pemerintah Inggris melalui UK FCDO, dengan dukungan dari Pemprov Sumut dan diimplementasikan OPML melalui program LCDI-2,” jelas Vandiko dalam rilisnya yang diterima medanbisnisdaily.com, Sabtu (20/12/2025).

Dia menyambut hangat dan menyatakan dukungan penuh dari jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir terhadap keberhasilan program ini.

“Kami mengucapkan apresiasi dan banyak terima kasih atas bantuan pembangunan PATS di Samosir. Ini adalah solusi yang sangat membantu dalam meningkatkan ekonomi masyarakat petani kami sekaligus langkah nyata dalam menurunkan emisi di wilayah Danau Toba,” katanya.

Selanjutnya, Bupati Vandiko berharap, pembangunan PATS tidak berhenti di sini saja, melainkan dapat dilakukan juga di desa lain se-wilayah Samosir.

Direktur Lingkungan Hidup Bappenas diwakili Anna Amelia menjelaskan, proyek ini adalah bagian dari visi nasional untuk mempercepat pembangunan rendah karbon di seluruh Indonesia.

“Pembangunan PATS di Samosir ini merupakan manifestasi nyata dari kebijakan pembangunan rendah karbon yang digagas Bappenas,” bebernya.

Bappenas, menurutnya, ingin memastikan bahwa transisi menuju energi bersih dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat desa.

“Proyek ini diharapkan menjadi standar baru bagi pembangunan infrastruktur perdesaan yang efisien secara energi namun tetap memberikan dampak ekonomi yang maksimal,” sebutnya.

Perwakilan UK FCDO, Ari Adipratomo, menekankan pentingnya aspek pengelolaan pasca-pembangunan agar bantuan yang diberikan memberikan manfaat yang langgeng.

“Pembangunan PATS bukan sekadar instalasi teknologi, melainkan investasi pada kemandirian masyarakat,” ujarnya.

Ditegaskannya, UK FCDO ingin memastikan adanya sistem manajemen yang kuat di tingkat desa agar infrastruktur ini terus berfungsi dalam jangka panjang. Keberlanjutan program ini sangat bergantung pada rasa memiliki dan pemeliharaan bersama oleh warga serta pemerintah daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Arnold Sitompul selaku Team Leader LCDI Program dari OPM menyampaikan tahapan pembangunan PATS yang dimulai dari sejak awal, dilanjutkan dengan presentasi teknis rencana pembangunan PATS oleh Agus Permana dari PT Nekino Sarana Mandiri.

Pihak kontraktor menjabarkan dukungan yang diperlukan agar pengerjaan berjalan sesuai jadwal yang direncanakan.

Untuk menyukseskan proyek tersebut, Kepala Bappedalitbang Samosir, Camat Nainggolan dan Kepala Desa Sibonor Ompuratus menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kebutuhan teknis di lapangan dan memastikan koordinasi antarwarga berjalan lancar, seperti dikutip dari medanbisnisdaily.com, Minggu (21/12/2025) malam.

(KTS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *