Masyarakat Nagan Raya Keluhkan Mahalnya Harga Gas Elpiji Pasca Banjir Bandang

NUSANTARANEWS.co, Nagan Raya – Masyarakat di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mengeluhkan mahalnya harga gas elpiji semua ukuran pasca bencana banjir bandang.

Pantauan di lapangan, harga tabung gas yang melambung tinggi, untuk ukuran 3 kg mencapai hingga Rp 40.000 per tabung (dari HET sekitar Rp 18.000-Rp 20.000) pascabencana banjir. Untuk gas warna ping di jual dengan harga Rp 150.000. Sementara gas elpiji  12 kg  mencapai Rp240.000. Kondisi ini sangat memberatkan warga yang sedang ditimpa musibah bencana banjir bandang.

Salah satu warga mengatakan kepada awak media, mahalnya harga gas sangat mencekik leher. Hal ini dikarenakan kelangkaan gas elpiji. Warga sangat berharap kepada pemerintah Nagan Raya untuk meminta kepada Pertamina memasok Gas Elpiji ke pangkalan resmi biar  tidak susah mencari gas dan harga yang sewajarnya sesuai ketentuan.

Beberapa swalayan dan agen juga mengaku sudah kehabisan pasokan sejak awal pekan.Warga terpaksa keliling dari satu tempat ke tempat lainnya untuk mencari gas elpiji,tapi pulang dengan tangan hampa.

Mahalnya gas elpiji juga diperparah oleh ulah oknum agen yang menaikkan harga seenaknya.

Warga berharap pemerintah atau dinas terkait segera turun tangan dan menindak oknum nakal yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi.

[iyan]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *