DAERAH  

Sukses Digelar, Peresmian Jembatan Bailey Desa Jamut dan Tawan Jaya Berjalan Dengan Lancar

NUSANTARANEWS.co, Barito Utara – Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE., M.PA meresmikan jembatan Bailey Bentang 35 Meter di Desa Jamut, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, pada Selasa 23/09/2025.

Peresmian ini dihadiri oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara, Kapolres Barito Utara, Perwakilan Kodim 1013 Muara Teweh, Anggota DPRD Barito Utara, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemkab Barut, Camat Teweh Timur, Kapolsek, Kades Jamut, Kades Tawan Jaya, Kepala Desa Sei Liju, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan warga masyarakat desa Jamut.

Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, S.IP.,M.Si menjelaskan kegiatan pada hari ini dalam rangka peresmian dan penggunaan jembatan Bailey bentang 35 meter desa Jamut, Kecamatan Teweh Timur dan jembatan Bailey bentang 24 meter yaitu di desa Tawan Jaya, Kecamatan Teweh Selatan.

“Untuk data teknis jembatan Bailey di desa Jamut merupakan jembatan yang terbuat dari rangka baja dengan panjang 35 meter, dan lebar 4,25 meter. Adapun jembatan ini mampu di lalui untuk pejalan kaki pedestrian, R2 dan R4 serta R6 dengan beban tonasenya itu 20 ton dan umur jembatan 40 tahun,” Kata Iman topik.

Jadi masa dari jembatan ini adalah tonasenya 20 ton, umur 40 tahun. Tapi jika tonasenya dikurangi 10 ton, maka umurnya menjadi 80 tahun. Ini untuk jembatan Bailey yang dibangun di desa Jamut Kecamatan Teweh Timur dengan pondasinya yaitu menggunakan beton bertulang.

“Kemudian untuk jembatan Bailey yang dibangun di desa Tawan Jaya, Kecamatan Teweh Selatan dengan model dan material yang sama yaitu dari rangka baja, panjangnya 24 meter dan lebar 4, 25 meter. Jadi hanya beda bentangnya saja, lebar dan bahan jenisnya juga sama dengan tonasenya 20 ton umur jembatannya 40 tahun,” Jelasnya.

Iman Topik juga melaporkan bahwa di desa Jamut ini Pemkab Barito Utara atas persetujuan DPRD Barito Utara telah menetapkan beberapa kegiatan pembangunan yang sebentar lagi akan kita laksanakan diantaranya penanganan jalan dari simpang Km 34 masuk ke Jamut itu sudah lelang sedang memasuki tahap evaluasi dan ini merupakan program strategis Kabupaten Barito Utara yaitu dengan nilai kontrak 4,8 miliar.

“Dan selain itu lanjutnya, kami juga telah menetapkan pembangunan penyelesaian Masjid yaitu dengan dana plus perencanaan dan pengawasannya 1 miliar. Dari titik nol di obrit jembatan ini pada bulan Oktober nanti melalui program TMMD akan dimulai pekerjaannya kurang lebih 6 Kilometer pada titik terparah.

“Jadi kita memang meng fungsional kan jalan yang tahun lalu dikerjakan oleh bakti karya TNI Kodim 1013/Mtw dan tahun ini menjadi program TMMD dengan pagu anggaran yaitu kurang lebih 2 miliar yang akan dilaksanakan awal Oktober. Dalam waktu yang bersamaan, pada hari ini kami sedang mengirim material lewat jalur 34 jembatan Bailey dengan panjangnya 20 meter. Dan jalan ini menjadi jalur terpendek ke Ibukota Kecamatan Teweh Timur,” Ucap Iman Topik.

Pj. Bupati Barito Utara (Barut), Indra Gunawan dalam sambutannya berpesan kepada seluruh masyarakat yang hadir bahwasanya jembatan ini bukan hanya semata kita bangun, akan tetapi bagaimana agar jembatan tersebut juga dapat menjalin tali silaturahmi antar desa dan Kecamatan selain fungsinya untuk menopang kehidupan masyarakat setempat.

“Dan lanjutnya, kami dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara meminta, mengawasi dan memelihara dalam rangka keberlanjutan umur jembatan ini bisa sampai 80 tahun apabila dipelihara dan bebannya tidak terlalu berat.

“Terkait dengan pembangunan yang ini, kami mohon doa bahwasanya pembangunan-pembangunan yang lain juga akan ada tetapi karena keterbatasan anggaran Kabupaten Barito Utara Pemerintah Daerah maka tidak harus selesai tahun ini tetapi tahun-tahun ke berikutnya masih berlangsung,” Ucap Pj. Bupati mengakhiri sambutannya.

Plt. Camat Teweh Timur, Mundawan, saat diwawancarai awak media ini menyampaikan bahwa jembatan Bailey panjang 35 meter ini sangat membantu warga terutama dalam masalah transportasi. Selain itu akses masyarakat keluar dari desa Jamut ke Kecamatan Teweh Timur dan sebaliknya ke Muara Teweh.

“Dan selanjutnya, kami atas nama Pemerintah Kecamatan Teweh Timur sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara yang sudah banyak berperan penting dalam pembangunan di desa Jamut ini. Dan kami berharap juga warga sama-sama memelihara dan menjaga jembatan ini, karena jembatan ini tadi dengan usia 40 tahun kalau kita merawatnya bersama,” Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jamut, Adi menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara yang sudah membangun jembatan baru di desa Jamut, Kecamatan Teweh Timur ini.

“Lalu dijelaskannya, bahwa terkait pembangunan jembatan Bailey tersebut memang usulan dari kami mengingat kondisi jembatan yang dulu itu sudah tidak layak lagi dan kemarin itu dilewati truk sudah tidak bisa lagi sehingga kami cek dan kami usulkan ke Dinas PUPR Barito Utara,” Pungkasnya. (Led)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *