NUSANTARANEWS.co, Medan — Ketua DPD Appsindo Milenial Kota Medan, Dedi Harvisyahari, mengimbau seluruh pedagang Pusat Pasar Medan untuk tidak membayar kontribusi bulanan kepada Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Pemko Medan.
“Imbauan ini kami buat untuk dipahami oleh PUD Pasar agar Wali Kota Medan Rico Waas melihat realita yang ada secara langsung atas keresahan dan kesulitan para pedagang di lantai 1 sampai 3 yang sarana dan prasarananya tidak diperbaiki,” ungkap Dedi Harvisyahari dalam keterangan tertulisnya, Jumat 20 Juni 2025.
Dedi mengatakan, hal ini perlu dibuat dan disampaikannya kepada seluruh pedagang di Pusat Pasar Medan karena tidak adanya perbaikan yang menjadi hak para pedagang.
Segala keluhan pedagang khususnya di lantai 3 dengan kondisi area yang kupak kapik, yaitu asbes dan pendingin ruangan yang tidak lagi berfungsi, juga tidak mendapatkan perbaikan dari pihak PUD Pasar Medan.
“Keluhan pedagang ini tidak juga menjadi landasan bagi pengelola untuk memperbaiki. Sementara pedagang per bulannya dikenakan biaya maintenance yang nilainya bervariasi mulai Rp 100.000 per kios,” katanya.
Dedi juga mengatakan, para pedagang harus mengeluarkan uang pribadi untuk memperbaiki lokasi dagangannya yang seharusnya menjadi tanggung jawab pengelola.
Para pedagang pun akan memasang spanduk bertulisan ‘Kami Pedagang Lantai 3 Tidak Akan Membayar Kontribusi Bulanan Apabila Lantai 3 Tidak Diperbaiki Sarana dan Prasarana yang Ada’ di setiap sudut kiosnya masing-masing.
“Kami mengajak semua pedagang Pusat Pasar untuk mendukung pemasangan spanduk di tiap kios, agar Wali Kota Medan Rico Waas memahami kondisi pedagang Pusat Pasar yang kurang mendapatkan perhatian fasilitas dari PUD Pasar,” tegas Dedi Harvisyahari, seperti dikutip dari drberita.id, Sabtu (21/6/2025) malam.
(KTS/rel)












