Fantastis, anggaran publikasi Pemkab Banyuwangi capai Rp.6,8 Milliar

Ilustrasi foto Megapolitan - Okezone

 

NUSANTARA-NEWS.co, Banyuwangi – Fantastis, nominal anggaran publikasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi ( Pemkab ) dengan nominal realisasi Rp.6.530.827.200,00

Dari nominal tersebut, NusantaraNews.co melakukan klarifikasi kepada Inspektorat, Dinas Komunikasi, Informatika Dan Persandian Banyuwangi dengan mengirim surat pada tanggal 22 Oktober 2021. Surat klarifikasi tersebut dijawab oleh Inspektorat Banyuwangi pada tanggal 27 namun pengambilan pada tanggal 29 Oktober 2021. Adapun isi surat balasan tersebut:

1. Inspektorat Kabupaten Banyuwangi tidak melakukan audit terkait belanja jasa publikasi pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2020, mengingat kapabilitas APIP Kabupaten Banyuwangi sudah level 3, maka kegiatan pengawasan ditekankan pada kegiatan review, asistensi, evaluasi, pendampingan dan konsulting.

Belanja jasa publikasi dengan nomor rekening 210.01.16.01.5.1.2.03.20 dengan pagu anggaran Rp.8.356.692.500, realisasi anggaran Rp. 6.530.827.200 memiliki sub kegiatan dan rincian sebagai berikut:

A. Publikasi Kegiatan Pemerintah Daerah. Belanja jasa publikasi dengan pagu anggaran Rp.2.875.247.500 , realisasi anggaran Rp.2.258.477.200

B. Publikasi Wisata Berbasis Olahraga. Belanja jasa publikasi dengan pagu Rp.5.530.000, realisasi anggaran Rp.5.500.000

C. Publikasi Potensi Daerah. Belanja jasa publikasi dengan pagu Rp.2.925.318.000, realisasi anggaran Rp.2.293.450.000

D. Publikasi Kegiatan Pembangunan Daerah. Belanja jasa publikasi dengan pagu Rp. 2.550.597.000 dengan realisasi anggaran Rp.1.973.400.000

Catatan NusantaraNews.co pada surat balasan dari Inspektorat Banyuwangi terdapat pada poin 1 yaitu mengingat APIP Kabupaten Banyuwangi sudah level 3, maka kegiatan pengawasan ditekankan hanya pada kegiatan review, asistensi, evaluasi, pendampingan, dan konsultasi. Dari hal tersebut, maka Inspektorat tidak bisa mendalami dan menindak tegas jika ada dugaan anggaran yang tidak masuk akal, dimana pada tahun 2020 adalah saat pandemi

Perlu sekiranya jejaring yang dimiliki NusantaraNews.co akan mengirim surat dan data yang ada untuk meminta tanggapan langsung kepada Indonesia Corruption Watch ( ICW ) dan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK )

( Vk / red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *