NUSANTARA-NEWS.co, Ambon – HUT ke-75 Hari TNI Angkatan Udara, yang berlangsung dengan khidmat dengan tetap melakukan protokol kesehatan yang dipimpin oleh Komandan Lanud Pattimura Kolonel PNB Andreas A.Dhewo.M.Sc.M.Si (Han).selaku pimpinan Upacara.yang bertempat dilapangan lanud Pattimura Jumat,(9/4/2021).
Danlanud mengatakan, sampai kapanpun, bangsa dan negara ini akan terus membutuhkan kehadiran TNI Angkatan Udara, kehadiran segenap prajurit Swa Bhuwana Paksa.
Berdasarkan Penetapan Pemerintah Nomor:6/S.D.Tanggal 9 April 1946 Tentara Keamanan Rakyat Jawatan Penerbangan berkembang menjadi Tentara Republik Indonesia Angkatan Udara dan menetapkan Komodor Udara Soerjadi Soerjadarama sebagai Kepala Staf Angkatan Udara pertama.Sejak saat itu goresan Tinta bersejah tersebut di tetapkan sebagai Hari Jadi TNI Angkatan Udara yang selalu diperingati sampai saat ini pada setiap tinggal 9 April.
Dalam Amanat Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo,S.E,M.O.P, yang dibacakan oleh Danlanud Pattimura saat upacara HUT TNI AU menyampaikan bahwa kini, TNI AU genap berusia 75 tahun.
” TNI Angkatan Udara telah berada pada level dan kondisi yang semakin profesional.Pencapaian tersebut tentunya tidak terlepas dari upaya dan kerja keras para pendahulu , yang telah berjuang dengan penuh semangat pengabdian untuk kemajuan TNI Angkatan Udara, dalam kemajuan TNI Angkatan Udara, dalam mempertahankan tanah air dan angkasa Indonesia,” kata Kasau dalam amanatnya.
Dia juga menjelaskan kehadiran TNI Angkatan Udara juga memiliki konteks strategis dalam sebuah negara, dan dapat menjadi faktorkangsung maupun tidak langsung yang turut mendorong tercapainya pbangunan nasional yang berkeseimbangan.
Kasau juga menjelaskan upaya penanggulangan kelompok kriminal separis bersenjata, serta dukungan kepala pemerintah dalam mempercepat penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.
“Saat ini prajurit Angkatan Udara berjuang dalam bentuk mengatasi ancaman dan tantangan yang sudah jauh berubah.meskipun berbeda, namun esensi dari perjuangan tersebut tetap sama, yaitu demi menjaga kedaulatan negara dan keselamatan seluruh bangsa Indonesia,” pungkasnya.
(ernes)












