Jelang Ramadhan Bupati Morowali Gelar Jumpa Pers

 

NUSANTARA-NEWS.co Morowali – Dalam rangka menyongsong bulan suci Ramadhan, Bupati Morowali, Drs. Taslim menggelar konferensi pers pada Jumat, (09/04). Giat yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati tersebut dihadiri oleh Dandim 1311 Morowali, Letkol Inf. Raden Yoga Raharja, S.E,M.M, M.Ipol., Kapolres Morowali, AKBP Bayu Indra Wiguna, S.I.K., M.I.K., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Morowali, Bachtiar Peohoa, ST., Plt. Kepala Bappeda Morowali, Ramli Sanudin, SE., M.Si., dan para insan pers dari media cetak maupun online.

Konferensi Pers digelar untuk memberikan informasi kepada masyarakat melalui media lokal terkait tata cara pelaksanaan kegiatan selama bulan Ramadhan 1442 H di masa pandemi. Hal itu merupakan bentuk upaya pencegahan dan penularan Covid-19 di Kabupaten Morowali.

“Tahun lalu kita telah melaksanakan bulan suci Ramadhan di masa pandemi. Semuanya (red: kasus) bisa terkendali. Semoga keadaan ini bisa terus dipertahankan,” kata  Taslim dalam arahannya.

Diketahui, melalui Surat Edaran (SE) Bupati Morowali Nomor 1885/D399/DAGPERIN/III/2021, Perihal imbauan Pelaksanaan Pasar Ramadhan 1442 H, Pemda melarang pasar Ramadhan terpusat dan hanya diperbolehkan di depan rumah saja. Taslim menguraikan, bahwa imbauan itu termasuk bentuk upaya Pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19.

Tahun ini kita (red: Pemda) punya satu kebijakan yaitu belum mengizinkan dilaksanakannya aktivitas ekonomi, seperti tradisi pasar rakyat di bulan Ramadhan. Namun bukan berarti kami melarang dan menghambat aktivitas ekonomi para pelaku usaha. Masing-masing orang yang punya usaha jajanan boleh melakukan kegiatan menjual di depan rumah.jelasnya.

“Semoga ini akan terekspose dengan baik dan infonya tersebar ke masyarakat secara luas sehingga tidak terjadi polemik dan perbedaan persepsi di masyarakat,” harap Taslim.

Sementara itu, Kapolres Morowalin AKBP. Bayu Indra Wiguna,S.I.K,M.I.K menyampaikan , bahwa segala inovasi dan langkah solutif telah dilakukan oleh Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Setiap saat ditemukan formula baru untuk diterapkan kepada masyarakat. Olehnya ia mengajak semua pihak dan seluruh lapisan masyarakat untuk patuh akan anjuran Pemerintah dalam hal mencegah perebakan Covid-19.

“Kita sudah menjalani segala proses sejak awal pandemi. Trial dan error dilakukan oleh seluruh organisasi pemerintah. Sampai kita menemukan formula yang lebih tepat. Meskipun belum meyakini 100% formula tersebut telah benar-benar akurat. Namun setidaknya keadaan yang dihadapi hari ini tidak sesulit tahun sebelumnya. Upaya yang lunak hingga keras dilakukan bersama. Itu terjadi karena masih banyak yang belum mematuhi anjuran Pemerintah”, tuturnya.

Olehnya saya mengajak kita semua agar mempunyai pandangan yang sama. Kita semua harus punya satu kesatuan untuk bersatu dalam menghadapi kondisi pandemi hingga akhir. Kita sudah berada pada arah yang benar. Setidaknya sudah terjadi perubahan yang siginifikan. Semoga kita bisa mengawal pandemi sampai berakhir. terang Kapolres.

Hal senada juga disampaikan oleh Dandim 1311 Morowali, Letkol inf Raden Yoga Raharja,S.E,M.M,M.Ipol menekankan bahwa peran seluruh lapisan masyarakat sangat penting dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Termasuk peran media dalam menyebarkan informasi untuk diketahui khalayak.

“Kita mesti meningkatkan berbagai upaya nyata di lapangan. Jangan lengah. Inilah peran kita, dibantu dengan media dan rekan-rekan wartawan untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya mematuhi Protokol Kesehatan. Agar warga Morowali sadar, kegiatan apapupun menjadi good habit dengan melakukan 3M sebagai protect awal serta menjaga imun tubuh. Rela tidak rela kita hidup berdampingan dengan penyakit ini (red: Covid-19). Jangan sampai kita bereuforia dengan data bahwa kasus telah menurun”, tegas dia.

(supriyono).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *