DAERAH  

Jalaluddin, S.Pd.I., M.Pd.: Sosok ASN Inspiratif Singkawang yang Pasang Badan Dampingi Perizinan Sekolah Gratis Demi Entaskan Anak Putus Sekolah

Singkawang Kalbar, NUSANTARANEWS.co — Di balik dinamika pembangunan Kota Singkawang, ada cerita pengabdian sunyi yang berdampak luas bagi masa depan ratusan anak bangsa. Sosok itu adalah Jalaluddin, S.Pd.I., M.Pd., seorang Guru Ahli Muda di SMKN 1 Singkawang yang mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya di luar jam dinas untuk mendampingi masyarakat serta pendiri lembaga pendidikan tanpa memungut biaya sepeser pun (100% gratis).

Bagi Jalaluddin, pendidikan bukan sekadar profesi, melainkan jalan pengabdian. Berangkat dari kepedulian mendalam terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu dan wilayah pesisir yang terancam putus sekolah, ia mengambil peran berani sebagai konsultan legalitas dan pendamping administrasi bagi siapa saja yang ingin mendirikan atau menyelamatkan lembaga pendidikan.

Mengurai Benang Kusut Perizinan yang Mangkrak 8 Tahun

Proses mendirikan dan mengurus izin operasional lembaga pendidikan bukanlah perkara mudah. Kerumitan birokrasi, persyarat administrasi, hingga validasi data kerap membuat banyak pengurus yayasan patah semangat dan membiarkan sekolah beroperasi tanpa izin resmi. Dampaknya, peserta didik menjadi korban karena tidak terdaftar di Dapodik dan tidak memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) maupun Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Melihat kondisi tersebut, Jalaluddin tidak tinggal diam. Dengan ketelitian dan kesabarannya, ia turun tangan mengurai hambatan administrasi. Salah satu rekam jejak pengabdian terbesarnya adalah berhasil mengurai dan memecahkan hambatan perizinan PKBM Matlaur Anwar yang sempat mangkrak dan terkendala selama 4 tahun.

Berkat pengawalan dan koordinasi yang baik dengan instansi terkait, berbagai lembaga kini telah berdiri tegak dan mengantongi izin operasional resmi, di antaranya:

SDIT Ibnu Abbas

PKBM Matlaur Anwar

PKBM Ma’had Daarut Tauhid

PKBM Muzalamah

PKBM Ibnu Ayyub

Lembaga Kursus Bahasa Arab

Penyelamat Asa: Ratusan Anak Bebas dari Status Anak Tidak Sekolah (ATS)
Dampak dari gerakan pendampingan gratis yang dilakukan Jalaluddin sangat terukur. Sebanyak ratusan murid kini secara resmi memiliki NISN dan terdaftar sah di data Kemendikbudristek. Artinya, Ratusan anak di Kota Singkawang dan sekitarnya terbebas dari ancaman status Anak Tidak Sekolah (ATS).

“Bagi saya, pendidikan adalah segalanya. Dengan pendidikan, seseorang bisa mencari pekerjaan dan meraih kehidupan yang layak. Sebaliknya, tanpa pendidikan, pintu masa depan akan sangat sulit terbuka. Membantu sekolah agar tetap hidup dan legal adalah tanggung jawab moral kita bersama,” ujar Jalaluddin dengan penuh keyakinan.

Menginspirasi Tokoh Pendidikan dan Lahirnya Yayasan Baru

Keikhlasan dan konsistensi Jalaluddin dalam memberikan pelayanan gratis ini ternyata menjadi magnet inspirasi bagi pejuang pendidikan lainnya. Langkahnya terbukti merangsang lahirnya pahlawan-pahlawan pendidikan baru di Singkawang. Bahkan, beberapa aktivis pendidikan tergerak untuk mendirikan lembaga secara mandiri setelah mendiskusikan visi mereka bersama Jalaluddin.

Salah satu bentuk kolaborasi monumental lahir dari kekaguman Bapak Alkindi (Mantan Ketua IGI Kota Singkawang dan Pendiri LKP One Dream) terhadap rekam jejak Jalaluddin. Sinergi kedua tokoh ini akhirnya mewujudkan berdirinya Yayasan Jauza Alkindi Cendekia Kota Singkawang pada 22 September 2026, sebuah lembaga yang berfokus pada penyediaan akses pendidikan gratis, literasi digital, dan peningkatan mutu SDM masyarakat luas.

Pengakuan Negara dan Harapan Bagi Kota Singkawang

Dedikasi Jalaluddin yang tanpa cacat ini juga telah mengantarkannya menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya (SLKS) dari Presiden Republik Indonesia.

Di tengah kesibukannya sebagai Waka Humas di SMKN 1 Singkawang, Tutor Universitas Terbuka (UT), serta penggerak MGMP PAI, pintu rumah Jalaluddin senantiasa terbuka lebar bagi siapa saja warga masyarakat yang ingin berkonsultasi mengenai pendirian dan perizinan sekolah secara gratis.

Kiprah Jalaluddin, S.Pd.I., M.Pd. telah membuktikan bahwa seorang pendidik sejati tak hanya mengajar di dalam kelas, tetapi juga mampu menjadi penerang dan pembuka jalan bagi masa depan generasi muda di Kota Singkawang.

(Ibnu Azan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *