NAGAN RAYA [ACEH], NUSANTARANEWS.co – Keberadaan sampah di depan MTs Darul Makmur, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya sangat memprihatinkan.
Tumpukan sampah yang berada tak jauh dari lingkungan sekolah tersebut, sangat mengganggu proses belajat mengajar siswa, selain berserakan, aroma busuk yang keluar dari tumpukan sampah membuat siswa tidak konsentrasi saat belajar.
Menurut informasi yang dihimpun media ini, tumpukan sampah sudah berlangsung lama. Anehnya dinas terkait terkesan tutup mata.
Penumpukan sampah rumah tangga yang sudah lama teronggok di area tersebut mengeluarkan bau tak sedap, yang sangat mengganggu aktivitas di sekolah. Para siswa dan guru pun merasa tidak nyaman dengan kondisi ini, dan berharap agar sampah-sampah tersebut segera dibersihkan.
“ Tumpukan sampah ini sudah cukup lama, dan mulai menyebarkan aroma busuk. Selain mencemari lingkungan, juga merusak pemandangan dan merusak konsentrasi siswa yang sedang belajar. Kami meminta perhatian pihak berwenang atau pemdes setempat untuk pengangkutan sampah di depan sekolah,” kata salah seorang warga sekitar yang mengaku sering antar jemput sekolah anaknya, Kamis, [4/6/2026]
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terkesan tidak serius, hal ini muncul akibat lambatnya penyelesaian infrastruktur Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) permanen, serta masih maraknya lokasi pembuangan sampah liar. Hal ini diperparah oleh terbatasnya armada pengangkut.
Tingginya volume timbulan sampah harian, dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya menambah persoalan terkait sampah di Kabupaten Nagan Raya. Padahal, berdasarkan Undang-Undang Pengelolaan Sampah, peran aktif masyarakat sangat vital untuk menekan volume.
[nug/rel]












