Berita  

PPS Cijujung Gelar Bimtek Serentak, Bertahap Hingga Buku Panduan Untuk 210 Anggota KPPS

NUSANTARANEWS.co,  BOGOR — Penyelenggara Pemilu dalam menghadapi persiapan Pemilu Serentak di 2024 ini berkewajiban membentuk satuan tugas di bawah nya, untuk menciptakan Pemilu damai sukses tanpa ekses.

Salah satunya pada Panitia Pemungutan Suara atau PPS Cijujung Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor, menggelar Bimbingan Teknis atau Bimtek secara langsung dan bertahap, mengenal Tugas Pokok dan Fungsi atau Tupoksi KPPS dan pemberian buku Panduan.

Diketahui penyelenggaraan Bimtek ini di gelar secara serentak di 6 Desa di tempat berbeda hingga, Senin 29 Januari 2024 ke depan, ungkap Ketua PPK Cibungbulang Japar Sodik, secara langsung se wilayah Kecamatan Cibungbulang.

Bimtek ini digelar secara bertahap dan langsung kepada 210 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS Cijujung, dan di ikuti materi di isi oleh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK Cibungbulang Japar Sodik.

Acara yang di gelar serentak di gedung sekolah SMP Negeri 03 Cijujung, berlangsung, hingga sore, pada Sabtu (27/1), siang, dan di hadiri oleh Babinsa Desa Cijujung Ketua PPK Cibungbulang, Ketua PPS Cijujung dan PKD Cijujung serta sejumlah peserta anggota KPPS dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Bimtek ini secara serentak mengenal lebih pada Tupoksi KPPS, dan di lanjutkan bagaimana cara melakukan perhitungan suara, pada saat pemungutan suara nanti di TPS, ketika Pemilu berlangsung.

“Secara simulasi acara tersebut di gelar oleh Penyelenggara Pemilu, sekaligus nantinya kami akan menyampaikan materi, bagaimana cara menggunakan aplikasi ‘SIREKAP’ yakni sistem rekam online, sebagai bekal untuk para operator di KPPS nantinya di Tempat Pemungutan Suara atau TPS, “jelas Ade Kamaludin Ketua PPS Cijujung.

“Dikatakan juga sebelumnya bahwa pada seleksi anggota KPPS seluruhnya menggunakan proses penjaringan dan, menggunakan metode ‘Poros Keseimbangan’, “kata Ade Kamaludin.

Artinya pada metode ini lebih di dominasi pada pola keseimbangan, berikut mengenal rinci nya, yakni 30 % pendaftar dari tomas atau tokoh masyarakat dan juga dari kalangan pemula hingga 30 % yang di dominasi baik laki-laki dan perempuan, sampai kepada yang sudah berpengalaman mencapai hingga 30 %.

“Diharapkan acara ini berjalan sesuai tujuan kita bersama dan dapat menciptakan Pemilu yang Luber dan Jurdil, jadikan demokrasi ini milik bersama, menuju Pemilu damai serentak tanpa ekses di kemudian, “pungkasnya.

[wm]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *