NUSANTARANEWS.co, Jakarta – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Morowali, H. Syarifuddin Hafid, mengajak memanfaatkan momentum peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2022, untuk meningkatkan integritas dan memperkuat budaya perilaku anti korupsi di semua kalangan.
Disampaikan Syarifuddin, perilaku korupsi sudah merusak tatanan dan sendi-sendir kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Saya mengajak seluruh masyarakat, di instansi pemerintah maupun swasta untuk memerangi korupsi, karena korupsi nyata-nyata telah merusak kehidupan berbangsa dan bernegara. Gerakan moral menuju budaya antikorupsi harus lebih kita gelorakan,” kata Syarifuddin Hafid melalui keterangan, Sabtu (10/12/2022)
Gerakan antikorupsi, kata Syarifuddin bisa dimulai melalui gerakan 4 No’s yaitu: Pertama, No Gift yaitu tidak boleh menerima hadiah ataupun gratifikasi dalam bentuk apapun. Kedua. No Bribery yaitu tidak boleh menyuap atau menerima suap. Ketiga, No Kickback yaitu tidak boleh menerima atau mengharapkan imbal balik atas kebijakan atau keputusannya. Dan keempat, No Luxury Hospitality yaitu tidak boleh menjamu atau menerima jamuan yang berlebihan.
Lebih lanjut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Morowali ini juga meminta pendidikan dan sosialisasi kegiatan anti korupsi dapat dilakukan secara konsisten mulai di tingkat pusat sampai ke unit pelaksana teknis di daerah.
“Saya juga minta pendidikan anti korupsi juga dilakukan hingga ke sekolah-sekolah sebagai upaya menanamkan kesadaran perilaku anti korupsi sejak dini,” ujarnya.
[nug/red]












