Cerdas Cermat Merdeka RW 17 Ciremai Giri, Adu Wawasan yang Penuh Kenangan dan Menghibur

 

CIREBON, NUSANTARANEWS.id — Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di RW 17 Ciremai Giri berlangsung dengan cara yang berbeda. Bukan sekadar lomba, warga diajak kembali mengingat masa lalu, menguji wawasan, sekaligus bersenang-senang melalui Cerdas Cermat Merdeka.

Kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar di Ciremai Giri ini diikuti 10 tim, terdiri dari perwakilan RT 1 hingga RT 7, DKM, ibu-ibu PKK, serta remaja Ciremai Giri.

Konsep permainan dikemas dalam berbagai tantangan yang memadukan pengetahuan, kecerdasan, kekompakan, ingatan dan nostalgia. Peserta diajak menjawab berbagai pertanyaan dan permainan seperti tebak tokoh, jejak Nusantara, sambung peribahasa, tebak lagu nasional, hari besar nasional, tebak makanan tradisional, tebak gambar, hingga Aroma Nusantara yang menguji kemampuan peserta mengenali aroma tanaman dan herbal Nusantara.

Salah satu permainan yang paling menarik perhatian warga adalah tebak wajah warga. Permainan yang terlihat mudah ternyata cukup membuat peserta kesulitan. Wajah seorang mystery guest ditampilkan dalam beberapa tahapan usia, mulai dari masa kanak-kanak, remaja, dewasa hingga wajahnya saat ini.

Tak sedikit peserta yang justru tidak mengenali wajah tetangganya sendiri karena foto yang ditampilkan merupakan wajah mereka ketika masih kecil. Sontak, permainan tersebut mengundang tawa sekaligus nostalgia dari para peserta dan penonton.

Ada pula permainan tebak gambar yang menuntut kekompakan anggota tim. Setiap anggota harus mampu bekerja sama dan menyatukan pemahaman agar jawaban yang diberikan tepat.

Kemeriahan tidak hanya dirasakan oleh para peserta. Penonton juga mendapat kesempatan untuk ikut bermain. Di sela-sela pergantian babak, panitia memberikan sejumlah pertanyaan kepada warga yang hadir. Mereka yang mampu menjawab dengan benar mendapatkan hadiah atau doorprize.

Dengan begitu, penonton tidak hanya menjadi penyaksi pertandingan, tetapi ikut terlibat dalam permainan. Suasana pun semakin hidup karena setiap jeda berubah menjadi kesempatan warga untuk berebut menjawab dan membawa pulang hadiah.

Babak final digelar pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026, dengan mempertemukan tiga tim terbaik, yakni RT 5, RT 7 dan DKM.

Final berlangsung semakin seru dengan permainan tebak wajah, tebak tokoh, hingga tebak lagu. Salah satu tokoh yang hadir, Anggota DPRD dari PAN Anton Octavianus, bahkan ikut menjadi bagian dari permainan ketika wajahnya muncul sebagai salah satu soal tebak tokoh.

Sesi tebak lagu menjadi salah satu momen yang paling menghibur. Peserta dan penonton ikut bernyanyi, tertawa, sekaligus bernostalgia dengan lagu-lagu yang pernah menemani masa muda mereka.

Setelah melalui persaingan, tim DKM akhirnya keluar sebagai juara dan berhak membawa pulang Piala Bergilir H. Sutrisno KS. Selain piala, tim pemenang juga mendapatkan hadiah makan bersama pendukungnya di Bapermas RW 17 dengan hiburan karaoke. Para peserta lainnya juga mendapatkan hadiah hiburan sebagai bentuk apresiasi.

Ketua RW 17 Ciremai Giri, H. Sutrisno KS, mengapresiasi pelaksanaan Cerdas Cermat Merdeka tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga sekaligus menambah wawasan.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi salah satu agenda hiburan serta edukasi bagi masyarakat Ciremai Giri.

Hal senada disampaikan Ketua DKM Masjid Nurul Muttaqien Bambang Widiyanto. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena mampu membuat warga berkumpul, bersatu dan menikmati suasana kebersamaan.

Sementara itu, Raden Kemal selaku penggagas acara mengatakan Cerdas Cermat Merdeka merupakan kegiatan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di lingkungan RW 17 Ciremai Giri.

Ia mengaku bersyukur sekaligus tidak menyangka kegiatan yang disiapkan secara relatif spontan tersebut mendapat antusiasme yang begitu besar dari warga.

“Ini pertama kalinya kami melaksanakan kegiatan seperti ini. Tentu masih banyak kekurangan karena persiapannya tidak terlalu panjang dan bisa dikatakan cukup spontan. Tapi kami bersyukur, ternyata warga sangat antusias dan bisa menikmati acara ini,” ujar Raden Kemal.

Menurutnya, respons warga menjadi penyemangat untuk membuat kegiatan serupa dengan konsep yang lebih matang pada tahun-tahun berikutnya.

“Harapannya ke depan bisa dibuat lebih baik lagi. Yang paling penting, kami tidak menyangka acara ini bisa diterima dan dinikmati oleh warga Ciremai Giri. Ternyata permainan yang menggabungkan pengetahuan, kekompakan dan kenangan masa lalu seperti ini bisa menjadi hiburan bersama,” tambahnya.

Pada akhirnya, Cerdas Cermat Merdeka bukan sekadar tentang siapa yang paling cepat menjawab atau siapa yang membawa pulang piala. Di balik persaingan antar-tim, ada tawa, nostalgia, pengetahuan dan kebersamaan yang justru menjadi bagian paling berharga.

Sebuah permainan sederhana, tetapi berhasil membuat warga berkumpul, mengingat masa lalu, belajar bersama dan tertawa dalam satu suasana kemerdekaan.

( Raden Prawira )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *