JAKARTA, NUSANTARANEWS.co – Kepala Binua Dayak Bidayuh Jagoi Limen AK Lingai, dikenal sebagai sosok yang tak pernah lelah dan berkomitmen penuh untuk menjaga, dan mewariskan kekayaan adat Dayak Bidayuh Jagoi kepada generasi muda.
Menurut Limen, langkah ini penting agar generasi muda tidak lupa dengan identitas budayanya sendiri.
Tokoh adat yang dikenal rendah hahti ini menekankan bahwa nilai kearifan lokal harus terus hidup sebagai benteng pertahanan utama suku Dayak dalam menghadapi derasnya arus modernisasi dan kemajuan teknologi.
“Budaya adalah jati diri kita. Ketika tradisi tidak lagi dijaga, maka identitas itu perlahan akan hilang. Menjaga identitas budaya adalah upaya sadar untuk merawat, melestarikan, dan mewariskan nilai, tradisi, serta kearifan lokal agar tidak punah di tengah arus globalisasi,” kata Limen AK Lingai saat berbincang dengan Pemimpin Redaksi Strateginews.id, di Bengkayang beberapa waktu lalu.
“Kami, masyarakat adat telah menyepakati komitmen jangka panjang dalam menjaga dan merawat nilai-nilai luhur warisan leluhur,” sambungnya.
Menurut Limen, langkah strategis ini diambil guna memastikan bahwa filosofi hidup, hukum adat, dan identitas budaya Dayak Bidayuh tidak tergerus oleh derasnya arus globalisasi dan modernisasi.
“Modernisasi tidak bisa kita bendung, namun identitas adat harus tetap menjadi jangkar kehidupan. Komitmen kita hari ini adalah mempersiapkan generasi muda Dayak Bidayuh yang modern secara wawasan, namun tetap luhur secara karakter dan adat istiadat,” ujarnya.
Limen menegaskan, budaya adalah identitas sebuah suku. Ketika budaya tidak lagi dijaga, maka identitas itu perlahan akan hilang.
Peraih penghargaan Kinerja Ekselen Award 2026 ini berujar, budaya merupakan kekayaan yang tak ternilai harganya, diwariskan oleh leluhur sejak ribuan tahun lalu.
Budaya, kata dia, merupakan bagian integral dari identitas bangsa. Setiap daerah memiliki keunikan tersendiri dalam hal adat istiadat, bahasa, dan seni, yang membentuk keragaman budaya yang kaya.
“ Melestarikan budaya berarti mempertahankan warisan leluhur dan memberikan identitas yang kuat kepada generasi mendatang,” pungkasnya.
[jgd/red]












